Pimpinan Dayah Khamsatu Anwar Aceh Besar, Dr. Tgk Sirajuddin Saman, S.Pd.I, MA (Abi Doktor) menjadi narasumber peHTem edisi Kamis 26 Mei 2022 episode ke 80 Tahun ke II dengan tema: Kadis Pariwisata Aceh Undang Wulan Guritno Pamer Aurat di Nanggroe Syariah?, yang dipandu oleh host Siti Aminah, Jangan lupa like share comment and subsribe.

Pimpinan Majlis Zikir Az-Zikra Sentul Bogor Hadiri Haul Ponpes Raudhatul Ulum Ke-29

For acehimage.comHaul Ponpes Raudhatul Ulum ke - 29
A A A

ACEHIMAGE.COM – Pimpinan Majlis Zikir Az-Zikra Sentul Bogor, KH Ustadz Muhammad Abdul Syukur Yusuf menghadiri Haul (Hari jadi ) Pondok Pesantren (Ponpes ) Terpadu Raudhatul Ulum, di Kampung Kenine, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah. Selasa, 22 Maret 2022.

Peringatan Haul Ponpes Raudhatul Ulum ke-29 itu dikemas dalam agenda Wisuda dan Zikir Akbar yang turut dihadiri lima ratusan orang.

Ketua Panitia pelaksanaan Zikir Akbar dan Wisuda tersebut, Walid Reje Ilang menyampaikan, tujuan kegiatan yang digelar hari ini semata-mata hanya mengingat Allah SWT, semoga dengan berkumpulnya kita hari ini Allah ASW akan mengumpulkan kita kembali kelak di surga.

Ia mengatakan, dengan kedatangan Pimpinan Majlis Ziukir Az-Zikra akan menambah keimanan kita kepada Allah serta menambah keberkahan serta Pondok Pesanteren ini semakin maju kedepannya.

“Mudah-mudahan kehadiran KH Ustadz Muhammad Abdul Syukur Yusuf hari ini dapat memotivasi kita semua khususnya santri Pondok Pesantren Raudhatul Ulmum untuk meningkatkan keimanan kepada Allah SWT,” kata Walid.

Menurut Walid, Ponpes Raudhatul Ulum telah berdiri hampir 29 tahun, di usia ke 29 ini alumni Ponpes Raudharul Ulum telah mencapai 5000 orang yang tersebar ke beberapa daerah  di Indonesia bahkan sampai ke luar negeri.

“Memperingati Haul ke 29 hari ini, kita akan berdoa, berzikir dan bermunajar kepada Allah SWT agar Ponpes ini selalu jaya dan Santriwan dan Santriwati menjadi anak yang soleh dan soleha,” pintanya.

Sementara itu, Pimpinan Majlis Zikir Az-Zikra Sentul Bogor, KH Ustadz Muhammad Abdul Syukur yusuf dalam sambutanya menyampaikan rasa bahagianya karena hari ini dapat menginjakan kaki di Tanoh Gayo khususnya di Ponpes terpadu Raudhatul Ulum ini.

Dihadapan para hadirin, Ustadz Muhammad Abdul Syukur Yusuf menjelaskan, orang-orang yang masuk surga kelak adalah orang-orang yang mengikuti ajaran dan sunah Nabi Muhammad SAW. Sedangkan orang-orang yang tidak mau masuk surga adalah orang-orang yang tidak mau menganal Rasulullah.

“Semoga para Santri Ponpes ini dapat menjadi anak-anak yang berguna bagi agama serta berguna bagi negara kesatuan republic Indonesia, oleh karena itu kami mengharapkan para santri agar selalu mengejar ilmu dan selalu giat dalam belajar. Karena dengan ilmu kita dapat mencapai segala cita-cita kita khususnya ilmu agama,”sebut Ustadz Muhammad.

Ia juga menyampaikan, guna untuk mendapatkan kedamaian hidup dunia akhirat ada tujuh hal yang hendaknya kita laksanakan diantaranya, melaksanakan Sholat Tahujud, Sholat berjamaah di Masjid, membaca alquran, sholat Duha, jaga wudhu, sedekah setiap hari, dan memperbanyak zikir. Ujarnya.

Sedangkan pengasuh Ponpes terpadu Raudhatul Ulum, Tgk Abah Saidi menjelaskan, Ponpes Raudharul Ulum saat ini telah membuka penerimaan ajaran baru. Untuk itu bagi orang tua mari masukan anak-anak kita untuk mondok, sebab anak-anak yang dapat menyelamatkan kita di alam kubur adalah anak-anak yang beramal soleh. Jelasnya

Dikisahkan Tgk Abah Saidi, tentang kisah orang tua yang dalam keadaan disiksa dialam kubur. Ia memiliki tiga orang anak dengan kebiasaan hidup berbeda-beda. Anak pertama gemar melakukan suap, ketika anak tersebut mendengar orang tuanya disiksa di dalam kubur anak tersebut memasukan uang sebagai suap agar orang tuanya tidak disiksa tentu saja hal itu tidak berlaku didalam alam kubur.

Kemudian anak kedua memiliki hobi sihir, ketika anak tersebut melihat orang tuanya disiksa ia mencoba melakukan sihir agar orang tuanya dapat tertolong. Namun, apa daya kekuatan Allah SWT tidak dapat dikalahkan oleh kekuatan apapun.

Sedangkan anak ketiga memiliki amal soleh, saat anak soleh itu melihat orang tuanya disiksa, ia segera melakukan sholat dan berdoa, seketikan juga siksaan yang dialami orang tuanya tersebut terhenti. Belajar dari alkisah tersebut mari kita sama-sama berloma-lomba menjadikan anak kita menjadi anak soleh dengan memasukan ke Pondok-pondok pesenteren.

“Untuk tahun ini, kami juga berencana akan mendirikan perguruan tinggi cabang Al Muslim Bireub. Mudah-mudahan rencana tersebut dapat terwujud dan cepat terlaksana. Kami memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Bener Meriah,” pinta Tgk Abah.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut,  Pimpinan Majlis Zikir Az-Zikra Sentul Bogor  KH Ustadz Muhammad Abdul Syukur yusuf, Pimpinan Ponpes pesantren terpadu Raudhatul Ulum Tgk Ramli,  Dandim 0119/BM yang diwakili oleh Pasi Intel Kodim 0119/BM  Kapten Inf Lettu Inf Edward, Kakankemenag Bener Meriah yang diwakili oleh Kasi pendis Kemenag Bener Meriah H Hasbiallah.

Hadir juga, Kepala dinas Daya Bener Meriah yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Dayah Bener Meriah Drs H Hamadani, Kepala sekolah MIN Blang Rongak Sulaiman, dan para wali santri.[]

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...