Israel melancarkan gempuran udara ke sejumlah sasaran militer di Jalur Gaza pada Jumat (16/4) sebagai balasan atas serangan roket yang diduga diluncurkan Hamas. Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menyatakan bahwa sejumlah jet tempur dan helikopter serang "menghantam lokasi pembuatan senjata, terowongan penyelundupan senjata, dan pos militer Hamas." "Kami tidak akan membiarkan setiap ancaman terhadap warga sipil Israel," demikian pernyataan IDF seperti dikutip AFP.

Selain Berdayakan Masyarakat Lingkungan

PIM Juga Fokus Tangani Pandemi COVID-19

SAID AQILKonferensi pers
A A A

LHOKSEUMAWE – PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) sebagai salah satu Perusahaan Pupuk Raksasa di Aceh yang memproduksi kebutuhan pupuk para petani di Sumatera sudah beroperasi selama puluhan tahun. Tepatnya terletak di Krueng Geukuh Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh.

Pada Rabu 24 februari 2021 PT PIM genap telah mencapai Usia ke 39 tahun beroperasi sebagai perusahaan Pupuk. Di Hari momentum jadi PT PIM atau Hari Ulang Tahun (HUT) ke 39 di Awal tahun 2021, Indonesia baru bangkit dari Pemulihan bencana pandemi Covid 19.

Dengan menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan anjuran Pemerintah. PIM mengundang sejumlah wartawan dari berbagai media, meliputi Online, Cetak dan Elektonik wilayah kerja Lhokseumawe dan Aceh utara untuk menyampaikan laporan Kinerja Tahun 2020 dan Rencana Kerja PT PIM Tahun 2021.

Bertempat di ruang rapat Teuku Umar (Geudung Pertemuan PT PIM). Pertemuan PT PIM dengan Para awak media, Dihadiri para direktur, Manager Humas dan Karyawan PIM. Melalui Vidio Conference Yanuar Budinorman menyampaikan Terkait tanggung jawab sosial Perusahaan selama tahun 2020.

Dirut Yanuar menjelaskan, bahwa selama tahun 2020 lalu PIM telah menyalurkan berbagai bantuan untuk pemberdayaan masyarakat lingkungan dalam berbagai bentuk. Di antaranya bantuan korban bencana alam dan bantuan pendidikan.

“Berupa pelatihan, prasarana, dan sarana pendidikan, bantuan peningkatan kesehatan, bantuan pengembangan prasarana dan/atau sarana umum, bantuan sarana ibadah, bantuan pelestarian alam dan bantuan sosial kemasyarakatan,” terang Yanuar, Rabu (24/02).

Dikatakan Dirut, Program CSR selama tahun 2020 berfokus pada penanganan pandemi Covid – 19 khususnya di kawasan Aceh Utara dan Lhokseumawe. “Ribuan masker dan alat pelindung diri serta Antiseptic chamber telah kita berikan ke berbagai rumah sakit dan puskesmas serta kepada masyarakat. Selain itu, penyemprotan desinfektan juga telah dilakukan di berbagai fasilitas publik,"kata Dirut.

PIM juga telah membantu masyarakat tidak mampu dalam hal pembangunan Rumah Sehat Sederhana (RSS), dengan realisasi pada tahun 2020 sebanyak 7 unit dan total rumah yang sudah dibangun sebanyak 263 unit dengan total biaya Rp 6,8 milyar,

Selain itu, PIM juga telah memberikan bantuan 2 unit Ambulance untuk Yayasan Kebangkitan Rakyat Aceh dan Lembaga Dewantara Sehat serta menyalurkan bantuan beras setiap bulannya kepada masyarakat yang kurang mampu, dan melakukan kegiatan sosial membantu saudara kita yang terkena korban bencana banjir Aceh Utara.

“Jika PIM berkembang dan terus mengalami kemajuan, maka akan berdampak positif terhadap perekonomian Aceh, baik secara langsung maupun tidak langsung. Produksi pertanian tetap terjaga. Kebutuhan pangan terjamin. Para petani dapat terus menjalani mata pencahariannya. Perputaran ekonomi di wilayah-wilayah sekitar PIM semakin kencang. Bisnis-bisnis dan usaha-usaha masyarakat terus bertumbuh. Lapangan-lapangan pekerjaan baru akan terbuka. Sebuah multiplier effect akan tercipta,”ujarnya.

Disamping itu, PIM menyadari pentingnya peran media sebagai mitra strategis Perusahaan. Oleh karena itu, Perusahaan ini mengharapkan dukungan dari para awak media terhadap setiap kegiatan PIM dan rencana-rencana pengembangan yang akan dilakukan sehingga Perusahaan ini dapat “Tumbuh dan bemanfaat” lebih besar bagi seluruh stakeholder.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...