Isu dugaan pembelian tiga unit Kapal Aceh Hebat oleh Pemerintah Aceh yang diduga barang bekas terus bersileweran di laman media sosial. Apalagi setelah terjadi aksi unjuk rasa di depan Kantor Dinas Perhubungan Aceh tepatnya di Jalan Mayjend T Hamzah Bendahara No 52, Kuta Alam, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh beberapa waktu lalu. Bermula dari itu, masyarakat di Aceh ingin mengetahui terkait informasi akurat mengenai pengadaan Kapal Aceh Hebat, 1, 2, dan 3 tersebut. "Cuma kita lihat dari luar aja, cuma ditekan tombol besar sebagi bukti peluncuran ke laut. Lalu kami diajak ke tempat makan-makan dengan alasan kapal balik lagi," kata sumber media ini yang mengaku hadir pada saat itu.

Pidie Bersiap Vaksinasi, Kasus Terpapar Covid-19 Sepekan Terakhir Melambat

ISTIMEWA.
A A A

PIDIE -Kasus terpapar Coronavirus Disease Covid 2019 (Covid-19) di Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh sepekan terakhir mulai melambat dibanding kondisi sebelumnya.

Gejala positif ini tidak lepas dari berbagai upaya Pemkab Pidie melalui Satgas Covid-19 dalam melakukan pencegahan guna memutuskan mata rantai penyebaran pandemi tersebut.

Berdasarkan data yang dirilis pada 2 Februari 2021 oleh Satgas Covid -19 Pidie menyebutkan, Kasus positif Covid-19 di Pidie berjumlah 428 orang, kasus suspek 646 orang, kasus Kontak Erat (KE) 751 orang dan kasus meninggal akibat virus ini sebanyak 50 orang.

Sedangkan pada minggu lalu, kasus positif berjumlah 424 orang, kasus suspek 623 orang, KE 751 orang, dan kasus meninggal akibat terpapar Covid-19 mencapai 50 orang.

“Bila dilihat dari data, maka perkembangan kasus terpapar Covid-19 di Pidie dalam sepekan ini mulai melambat, namun perlu diingat bukan berarti virus ini hilang begitu saja, sehingga kita tidak boleh lengah," sebut Jubir Satgas Covid -19 Pidie, Ir H M Hasan Yahya, MM, kepada insan pers, Selasa (2/2/2021).

“Upaya-upaya terus dilakukan pemerintah untuk pencegahan penyebaran virus ini, termasuk pemberian Vaksin kepada masyarakat agar tubuh menjadi kebal terhadap virus tersebut, juga akan lebih efektif mengatasi penularannya,” tutur Hasan Yahya.

Hasan Yahya juga menyampaikan, rencananya mulai 15 Februari 2021 nanti akan dilakukan Vaksinasi kepada 6.463 tenaga kesehatan, bagian dari 254.016 orang yang akan di vaksin di Pidie.

Sedangkan selanjutnya dilakukan kepada Tenaga Pelayan Publik, TNI dan Polri, kemudian susul masyarakat usia 18-30 tahun, usia 31-45 tahun dan kepada masyarakat usia 46-59 tahun.

Menurut Hasan Yahya, tenaga kesehatan merupakan kelompok prioritas pertama yang nantinya menerima vaksin dari Tim Pelaksana yang menangani vaksinasi.

Sedangkan vaksin untuk tahap pertama sudah diterima dari Provinsi pada Senin (1/2/2021) kemarin, sebanyak 6.137 pcs Vaksin Sinovac.

“Unsur Forkopimda adalah yang pertama menerima vaksin nantinya, mereka sudah menyatakan siap untuk divaksinasi saat rakor tentang vaksin di Pendopo Bupati, awal januari lalu. Ini suatu hal positif, pernyataan mereka bisa menambah keyakinan masyarakat untuk ikut serta melakukan vaksin,” terang Jubir.

Hubungi fasilitas kesehatan terdekat

Pada kesempatan tersebut Hasan Yahya juga mengajak masyarakat untuk melindungi diri dan keluarga dari covid, sehingga terwujudnya masyarakat yang sehat dan produktif dengan melakukan vaksin.

“Pemerintah menjamin Vaksin Sinovac yang digunakan sesuai standar keamanan dan uji klinik yang kerat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Serta fatwa suci dan halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), sehingga tidak ada yang perlu diragukan”, kata sang Jubir Hasan Yahya.

Usia selanjutnya yang akan diberikan vaksin antara 18 sampai 59 tahun, juga ada 16 kriteria orang yang tidak boleh di vaksin, antaranya pernah terkonfirmasi Covid-19, ibu hamil atau sedang menyusui, mengalami ISPA seperti sesak napas dalam 7 hari terakhir, penderita penyakit jantung akut, Diabetes, HIV, serta penyakit paru/TBC.

Hasan Yahya mengingatkan masyarakat, bahwa setelah vaksinasi tetap mengikuti prokes dengan selalu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak serta menghindari kerumunan.

“Hubungi fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan informasi lainnya mengenai Vaksinasi Covid -19," kata Hasan Yahya mengingatkan.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...