Dalam sepekan ini terlihat makin maraknya pengemis di berbagai persimpangan jalan dan warung kopi di Kota Banda Aceh. Lihat dan amatilah, ketika setiap duduk di Cafe dan saat anda berhenti di persimpangan lampu lalu lintas. Di warung kopi misalnya, setiap berselang setengah jam sekali sudah ada pengemis lain yang menghampiri para pengunjung. Tersayang jika dimalam hari banyak anak-anak dibawah umur yang melakukan aksi tersebut.

Petugas Lapas Idi Gagalkan Penyeludupan Sabu

ISTIMEWATerlihat odol merek pepsoden yang berisi sabu-sabu diamankan di Lapas Kelas llB Idi, Selasa (21/7/2020)
A A A

ACEH TIMUR - Petugas Lapas Idi mengagalkan penyeludupan sabu-sabu melalui titipan barang via supir angkutan umum ke Lapas Kelas IIB Idi, Kabupaten Aceh Timur.

Kalapas llB Idi, Eka Priyatna membenarkan peristiwa itu yang terjadi selasa 21 Juli 2020 sekitar pukul 14.30 WIB.

“Iya benar, saat ini supir tersebut beserta barang bukti sudah kita serahkan kepada Satresnarkoba Polres Aceh Timur untuk pengembangan lebih lanjut,”kata Eka, Rabu (22/7/2020).

Ia mengatakan kejadian itu diketahui berawal saat petugas melakukan pemeriksaan sebagaimana biasa yang dilakukan pihak lapas, namun ketika mengecek salah satu kiriman yang dibawa supir penumpang berinisial RK (47 tahun) warga Bireum Bayeun, Aceh Timur.

Kemudian petugas memeriksa barang yang di kemas dalam kardus dan mendapatkan pasta gigi merk Pepsodent berukuran sedang yang dibalut dengan plastik, dimana di dalam pasta gigi tersebut terasa ada yang aneh semacam butiran.

Petugas langsung memotong pasta gigi tersebut menjadi dua bagian. Ternyata didalamnya terdapat sebuah plastik kecil diduga berisi narkotika jenis sabu-sabu.

"Petugas langsung mengamankan barang temuan tersebut dan pelaku. Berdasarkan pengakuan barang tersebut dikirim ke salah satu penghuni Lapas Idi di kamar 3. Namun untuk penyelidikan lebih lanjut, saat ini pelaku dan barang bukti telah diamankan Satresnarkoba Polres Aceh Timur,” jelas Eka Priyatna.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...