Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memberikan kewenangan kepada 14 kabupaten/kota di Aceh bersama 88 Kabupaten/Kota lainnya yang berstatus zona hijau atau belum terdampak Covid-19, untuk membolehkan masyarakat melaksanakan kegiatan yang produktif.

Meski Penjualan Turun:

Pertamina Berbagi Takjil dan Santunan Ratusan Juta di Aceh

ISTIMEWAPertamina berbagi takjil
A A A

BANDA ACEH -Hingga memasuki minggu ketiga bulan suci Ramadhan 1441 Hijriyah, tercatat masih terjadi penurunan penjualan BBM di Provinsi Aceh. Kendati demikian, Pertamina berkomitmen tetap beroperasi penuh. Dan terus berupaya meningkatkan layanan pada masyarakat.

Setelah meluncurkan berbagai program cashback, Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I kembali menggelar program berbagi takjil gratis di SPBU selama Ramadhan 2020.

"Kami menyiapkan sekitar 228 juta rupiah untuk pembagian takjil, yang di sebar kepada konsumen di 88 SPBU Provinsi Aceh. Takjil bagi pelanggan SPBU itu dibagikan selama 24 hari sejak tanggal 30 April hingga 23 Mei 2020 mendatang," kata M. Roby Hervindo, Unit Manager Comm, Rel & CSR MOR I Sumbagut, Kamis (14/5/2020).

Selain itu, di bulan pemuh berkah ini Pertamina juga memberikan santunan senilai 30,4 juta rupiah kepada 152 anak yatim dan dhuafa di wilayah Aceh.

Kegiatan yang dilakukan pada Sabtu (09/05) kemarin, merupakan kegiatan tahunan. Sebagai rangkaian kegiatan Khatam Al Quran dan santunan Anak Yatim yang dilakukan oleh Pertamina serentak di beberapa Provinsi.

Roby Hervindo mengatakan, ada yang berbeda pada kegiatan kali ini, mengingat saat ini juga sedang berlangsung pandemi Covid-19 di Indonesia. “Santunan diserahkan langsung kepada 111 anak dengan mendatangi rumah mereka. Sebagian lainnya diserahkan kepada 41 anak yang ada di Pondok Yatim Tahfizh Quran An-Nur, Lung Bata.

"Saat menyerahkan bantuan ini tentu kita tetap dengan melaksanakan protokol pencegahan Covid-19,” jelas Roby.

Namun kegiatan berbagi terus dilakukan, meski dari sisi penjualan BBM terus terjadi penurunan.

Untuk wilayah Aceh, hingga saat ini konsumsi rerata harian BBM jenis Gasoline (Premium, Pertalite, dan Pertamax Series) mengalami penurunan mencapai 23 persen atu setara dengan 1,42 juta liter per hari, dibanding rerata harian normal sebesar 1,85 juta liter per hari.

Sedangkan untuk Gasoil (Bio Solar dan Dex Series), terjadi penurunan penyaluran sebesar 25 persen. Realisasi setara 766 ribu liter per hari, dibanding rerata konsumsi harian normal sekitar 1,1 juta liter per hari.

"Meski penjualan menurun terdampak pandemi, kami pastikan stok BBM aman dan mencukupi. Stok yang tersedia mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Aceh hingga 24 hari ke depan. Operasional fuel terminal dan SPBU pun berjalan penuh," tutup Roby.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...