Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendata, ada lebih dari 300 rumah yang mengalami kerusakan dengan berbagai tingkatan, akibat gempa berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang Malang dan sekitar Jawa Timur pada siang tadi. Data itu terakhir diterima BNPB pada pukul 20.00 WIB. "Data BNPB hari ini, pukul 20.00 WIB, lebih dari 300 rumah rusak dengan tingkatan berbeda, dari ringan hingga berat," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati melalui keterangan resminya, Sabtu (10/4/2021). "Catatan sementara, 13 unit rumah rusak namun belum ditentukan kategori tingkat kerusakan. Sedangkan sejumlah kerusakan fasilitas umum, antara lain sarana Pendidikan 11 unit, kantor pemerintah 7, sarana ibadah 6, RSUD 1 dan pondok pesantren 1," ungkapnya.

Personel Polres Bener Meriah Ikuti Latihan Pengendalian Massa

ISTIMEWAPersonel Polres Bener Meriah menggelar latihan pengaman massa yang berunjuk rasa,
A A A

BENER MERIAH - Personel Polres Bener Meriah menggelar latihan pengaman massa yang berunjuk rasa, Senin (1/3/2021).

"Menghadapi massa yang mengelar unjuk rasa, diperlukan personel keamanan yang terampil dan sabar,"kata Kapolres Bener Meriah AKBP Siswoyo Adi Wijaya SIK melalui Kasat Sabhara Iptu Marjuki.

Lanjutnya, untuk mempersiapkan personel yang terampil dalam menghadapi masa, Satsabhara Polres Bener Meriah menggelar latihan pengendalian massa di halaman Mako Polres Bener Meriah.

"Kegiatan latihan pengendalian masa ini kita lakukan untuk meningkatkan kemampuan personel dalam menghadapi masa yang menyampaikan orasi atau unjuk rasa,"katanya.

Dalam latihan tadi, pihaknya mengulang kembali beberapa gerakan pasukan pengendalian massa, agar personel yang menjadi Pelton pengendalian masa ini bisa lebih terampil dan profesional dalam menghadapi unjuk rasa.

"Dalam latihan tersebut kita juga mengingatkan personel agar meningkatkan kesabaran dalam menghadapi masyarakat yang berorasi, jangan sampai terpancing dan bersikap arogansi," tambah Iptu Marjuli.

"Walaupun situasi di kabupaten Bener Meriah masih kondusif, namun kita mempersiapkan personil dalmas yang siap bila mana kala sewaktu waktu di butuhkan untuk mengendalikan masa yang unjuk rasa. Jadi latihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan personel dan kapan saja di butuhkan kita sudah siap," tutup Iptu Marjuli.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...