Dr. Zainuddin, SE, M.Si, Pakar Ekonomi dan juga Dekan Fakultas Ekonomi USM, narasumber peHTem edisi Kamis 17 Juni 2021 episode 48 dengan tema: Setelah Pedagang Dipaksa Hengkang, Tepatkah Pasar Penayong Jadi Wisata Kuliner? dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Perhatikan 5 Tanda Bahaya yang Harus Diwaspadai saat Hubungan Seks

thinkstockDisfungsi seksual bisa mengganggu keharmonisan
A A A

JAKARTA - Menjadi intim dengan pasangan Anda sangat penting dalam suatu hubungan. Selain membuat Anda lebih dekat dan merasa terhubung, ketika saling mencintai satu sama lain, ini juga dapat memuaskan secara fisik dan emosional.

Namun, dalam beberapa hubungan, ada saat-saat selama atau setelah berhubungan, Anda tahu ada sesuatu yang tidak beres tetapi tidak dapat menunjukkan dengan tepat apa masalahnya.

Sebagaimana dilansir Bustle, seks bisa menjadi cara tepat melihat masalah kepercayaan, tanda bahwa chemistry kurang, atau hanya bahwa Anda tidak cukup cocok untuk tetap bersama.

Jika sisi fisiknya terasa sedikit berbeda, itu tidak berarti Anda harus segera pisah. Bisa jadi, Anda berdua perlu lebih nyaman satu sama lain atau membicarakan apa yang Anda berdua inginkan.

Tetapi ada beberapa tanda bahaya saat berhubungan seks yang harus Anda waspadai, karena itu bisa menandakan bahwa Anda dan pasangan tidak cocok.

1. Tidak membalas kebutuhan Anda

Jika seseorang secara umum egois, kualitas itu pasti akan muncul di ranjang juga. Pasangan yang hanya memikirkan diri sendiri akan fokus sepenuhnya pada Anda untuk menyenangkan mereka, alih-alih memastikan Anda juga puas.

"Secara keseluruhan tidak ada 'keharusan' dalam hal seks dan kepuasan seksual," kata Marisa T. Cohen, relationship coach dan peneliti di Paired.

"Namun, jika Anda atau pasangan telah menunjukkan preferensi dan orang tersebut beralih dari menghormati mereka menjadi mengabaikan permintaan atau keinginan mereka, ini dapat mengindikasikan sebuah masalah."

2. Tidak melakukan kontak mata

Berhubungan seks adalah tindakan yang sangat rentan. Tidak melakukan kontak mata bisa menjadi tanda keengganan seseorang untuk sepenuhnya rentan dan percaya.

Tentu, beberapa orang lebih suka menutup mata saat berhubungan seks. Namun, jika orang yang penting untuk Anda tidak pernah menatap mata saat Anda berdua sedang intim, sesuatu yang emosional mungkin sedang terjadi.

Menurut Cohen, mungkin mereka mengasosiasikan seksualitas dengan rasa malu, takut atau tidak mau terhubung, serta mungkin mereka belum siap untuk melepaskanmu.

Jika Anda merasa mereka membuat jarak di antara Anda selama keintiman - dan Anda menginginkan lebih - ada baiknya mencari tahu apa yang terjadi.

3. Tidak memberi ciuman dan pelukan

Jika orang yang tidur dengan Anda tidak ingin mencium atau memeluk Anda, itu bisa menjadi tanda penolakan mereka untuk menunjukkan kasih sayang kepada Anda.

Memeluk adalah bagian penting yang membangun kepercayaan fisik dan emosional.

"Sentuhan yang berkepanjangan melepaskan oksitosin, yang dikenal sebagai 'hormon cinta', dan dapat meningkatkan ikatan pasangan Anda," kata Cohen.

Cohen kemudian mengatakan jika ada sesuatu yang biasanya Anda atau pasangan nikmati di tempat tidur, dan salah satu dari Anda mulai menghindarinya, itu bisa menjadi tanda bahaya.

4. Melakukan hal yang membuat Anda tidak nyaman

Ini menjadi 'bendera merah' jika Anda merasa tidak nyaman saat berhubungan seks dengan pasangan Anda.

Jika pasangan Anda ingin Anda melakukan tindakan tertentu yang tidak Anda setujui secara tegas, dan mereka tidak menghormati keinginan Anda, itu pertanda mereka tidak dapat berempati dengan Anda atau menghormati batasan Anda.

Pasangan Anda harus peduli dengan keselamatan Anda, berhenti total - dan jika tidak, mereka bukan pasangan untuk Anda.

5. Tidak komunikasi apa yang diinginkan

Menjaga komunikasi terbuka tentang keinginan diperlukan untuk menjaga kepercayaan dan kedekatan, dan tumbuh bersama sebagai pasangan.

Jika salah satu atau kedua pasangan menjadi tidak puas secara seksual, atau merasa kebutuhan fisik dan emosional mereka tidak terpenuhi, mereka harus bisa membicarakannya.

"Keinginan seksual akan surut dan mengalir selama hubungan," kata Cohen.

"Oleh karena itu, penting bagi pasangan untuk merasa nyaman berbagi hasrat seksual, karena ini dapat berubah seiring waktu - apa yang mereka suka dan tidak suka, dan apa tujuan mereka untuk seks."

Jika Anda merasa pasangan Anda tidak berbagi kebutuhan mereka, dan tidak terbuka untuk mendengar kebutuhan Anda, tapi justru sebaliknya, menciptakan jarak atau menarik diri, itu adalah tanda bahaya, kata Cohen.[]

Sumber:CNNIndonesia
Rubrik:KESEHATAN

Komentar

Loading...