Penutupan Tempat Keramaian di Banda Aceh Berjalan Maksimal

ISTIMEWAKasat Pol PP Banda Aceh, Muhammad Hidayat
A A A

BANDA ACEH -  Penutupan sementara waktu tempat-tempat keramaian di Banda Aceh sudah berjalan maksimal. Para pemilik warung kopi misalnya sudah menindaklanjuti seruan yang dikeluarkan oleh Forkompinda Banda Aceh.

"Sudah, sudah seperti yang kita lihat selama ini kan, dan ini anggota saya melakukan pemantauan selama 24 jam, bersama TNI-Polri," kata Kasat Pol PP Banda Aceh, Muhammad Hidayat ketika dihubungi acehimage.com, Selasa (24/3/2020).

Pelaku usaha warung Kopi kata Hidayat agar dapat melayani konsumen dengan layanan pesan online, atau via telepon.

Sementara patroli pemantauan tempat karemaaian akan  terus dilakukan hingga batas waktu yang belum ditentukan. Kepada masyarakat, pelaku usaha, tempat hiburan untuk menaati aturan yang telah disampaikan oleh Forkompinda.

"Kita kan semua tidak menginginkan terjadi seperti di negara-negara luar," ujar Dayat.

Sebelumnya, Wali Kota juga telah meliburkan sekolah dan meminta Disdikbud Banda Aceh merancang konsep belajar daring atau online dari rumah. Para orang tua kemudian diminta dapat mendampingi anak-anaknya belajar dari rumah.

Bahkan mantan Dirut Dirut Bank Aceh ini meminta petugas Satpol PP agar mengawal  instruksi pemerintah untuk menutup sementara waktu tempat-tempat keramaian di Banda Aceh.

Tim gabungan mulai senin malam telah berkeliling kota untuk memastikan tidak ada warga yang berkumpul dan berinteraksi. Menurut Aminullah, jika sosial distancing dianggap remeh, upaya pencegahan akan sia-sia.

“Karenanya saya tidak pernah bosan-bosan mengingatkan warga agar mengikuti seluruh imbauan pemerintah,” ujar Aminullah, Senin (23/3/2020) saat berkeliling memantau kondisi kota Banda Aceh.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...