Pimpinan Dayah Khamsatu Anwar Aceh Besar, Dr. Tgk Sirajuddin Saman, S.Pd.I, MA (Abi Doktor) menjadi narasumber peHTem edisi Kamis 26 Mei 2022 episode ke 80 Tahun ke II dengan tema: Kadis Pariwisata Aceh Undang Wulan Guritno Pamer Aurat di Nanggroe Syariah?, yang dipandu oleh host Siti Aminah, Jangan lupa like share comment and subsribe.

Mengatas Namakan Kapoleras Bener Meriah

Penipu Perdaya Warga Bahgie Bertona Hingga Belasan Juta

IstIlustrasi
A A A

ACEHIMAGE.COM – Apes, Sabariah warga Kampung Simpang Bahgie, kecamatan Bandar, Kabupaten Bener Meriah ditipu orang yang mengatasnamakan Kapolres Bener Meriah yang baru, AKBP Indra Novianto.

Kapolres Bener Meriah melalui Kapolsek Bandar, Iptu Jufrizal SH Kamis, 21 April 2022 menyampaikan, telah terjadi penipuan terhadap Sabariah warga Bahgie Bertona pada Rabu, 20 April 2022 sekira pukul 12.00 wib.

Tak tangung-tanggung penipu itu nekat mengatasnamakan AKBP Indra Novianto yang akan menjabat Kapolres Bener Meriah, modusnya, sang penipu bisa membantu suami Sabariah yang sedang ditahan di Polres Bener Meriah.

“Penipu itu menelepon Reje Kampung Bahgie Bertona, Kepada sang Reje Kampung penipu itu memperkenalkan diri sebagai Kapolres Bener Meriah yang baru. Penipu itu mengiming-imingkan bisa membantu suami Sabariah yang sedang tersandung hukum yang ditahan di Mako Polres Bener Meriah,”kata Jufrizal menceritakan kronologis kejadiannya.

Oleh Reje Kampung Bahgie Bertona langsung menemui Sabariah di Dusun Mupakat Kampung Bahgie Bertona. Kemudian Reje kampung memberikan HP kepada Sabariah dan memulai percakapan dengan sang penipu itu, lalu penipu itu meminta Sabariah menyimpan (Save) nomornya.

Setelah penipu itu selesai berkomunikasi dengan Sabaria melalui HP Reje Kampung, Reje kampung Bahgie Bertona pulang ke rumahnya. Tidak butuh waktu lama, sang penipu langsung menelepon Sabariah untuk meminta uang sebanyak Rp50 juta rupiah.

“Penipu itu meminta Sabariah menyediakan uang Rp50 juta, agar suaminya yang ditahan bisa bebas dari perkara yang menjeratnya. Sabariah hanya menyanggupi sebesar Rp10 juta rupiah, namun pelaku meminta tambah sebesar Rp5 juta lagi,” beber Jufrizal.

Setelah negosiasi itu selesai, sang penipu itu meminta Sabariah mengantarkan uang ke Kantor Polres Bener Meriah. Sabariah pun tidak pikir panjang lalu pergi mengantarkan uang itu, namun, baru sampai di depan Batalyon RK 114 Satria Musara pelaku menelepon Sabariah untuk kembali kerumahnya.

“Penipu itu meminta agar Sabariah kembali saja kerumahnya, dengan alasan penipu yang mengaku Kapolres Bener Meriah masih melayani tamu yang datang dari Polda Aceh. Sesampainya dirumah, pelaku kembali menghubungi Sabariah meminta uang tersebut ditransfer ke rekening pelaku, total uang yang dikirim Sabariah mencapai Rp15 juta rupiah,” sebut Jufrizal.

Merasa korbannya terpedaya, pelaku kembali menghubungi Sabariah dengan meminta pinjaman uang sebanyak Rp10 juta, disitu Sabraih mulai curiga dan sadar bahwa dirinya telah tertipu. Papar Jufrizal.

Jufrizal menghimbau kepada masyarakat agar jangan cepat percaya dengan orang-orang yang tidak bertanggung jawab mengatasnamakan Kapolres Bener Meriah, meminta sesuatu karena itu adalah penipuan. []

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...