Mantan Anggota Parlemen RI Ghazali Abbas Adan menyebutkan Wali Nanggroe Memang bukan maqam (neuduek)-nya Malik Mahmud Al Haytar. Dimana seharusnya sosok Wali Nanggroe sebagai pemersatu masyarakat Aceh. Ini disampaikan Ghazali setelah Aktivis Kebudayaan sekaligus Pendiri Institut Peradaban Aceh, Haekal Afifa meminta Wali Nanggroe Aceh menegur dan memperingatkan DPRA terkait polemik yang terjadi dengan Pemerintah Aceh saat ini.

Pengurus Karang Taruna Provinsi Dinilai Egois

SAMSUDDINKetua Karang Taruna Kecamatan Bandar, Kabupaten Bener Meriah, Heri Bogas
A A A

BENER MERIAH - Ketua Karang Taruna Kecamatan Bandar, Kabupaten Bener Meriah, Heri Bogas menilai pengurus Karang Taruna Provinsi Aceh terlalu dalam mencampuri rumah tangga Karang Taruna Kabupaten Bener Meriah.

Dalam keterangan tertulisnya kepada media ini, Selasa (15/9/2020) Heri Bogas mengatakan, pengurus Karang Tarunan Provinsi terlalu egois mengedepankan kepentingan politik dari pada membesarkan organisasi Karang Taruna.

BACA JUGA:Temu Karya II Karang Taruna Bener Meriah Terindikasi Ilegal

Menurut Heri, semua proses sudah dijalani mulai dari usulan hingga pelaksanaan temu karya. Empat bulan sebelum kepengurusan karang taruna Kabupaten Bener Meriah periode 2015-2020 berakhir masa jabatanya, sudah diusulka agar diadakan temu karya untuk pembentukan kepengurusan baru karena kepengurusan lama akan segera berakhir.

"Namun, tidak diindahkan oleh pimpinan karang taruna waktu itu dengan alasan yang tidak jelas,"sebut Heri.

BACA JUGA:Ihsan Nahkodai Karang Taruna Bener Meriah

Selanjutnya, ketika keperusan berakhir pada bulan Februari 2020, pihaknya kembali konsultasi dengan pembina teknis karang taruna yaitu Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bener Meriah.

"Setelah kita membaca pedoman dasar rumah tangga karang taruna hasil temu karya tahun 2015, disana dijelaskan pembentukan karang taruna harus dibentuk melalui temu karya,"ujar Heri.

Dalam pedoman itu, ada dua poin, yakni temu karya dilakukan jika masa ke pengurusan yang lama berakhir, dan ada penjelasan untuk melakukan temu karya pengurus satu tingkat diatasnya terlebih dahulu membentuk carateker namun belum bila melakukan temu karya.

"Nah, dipenjelasan tersebut ada kata namun . Atas dasar surat dari pengurus karang taruna Kecamatan kepala dinas sosial mengeluarkan surat kepada pengurus lama karang taruna Kabupaten Bener Meriah priode 2015-2020 untuk mengdakan temu karya guna pembentukan kepengurusan yang baru,"kata Heri menjelaskan.

Kata Heri lagi, karena pada bulan itu seluruh indonesia lagi di landa musibah COVID-19, maka belum bisa mengadakan acara dalam bentuk keramaian dari pemda Kabupaten Bener Meriah. Maka diputuskan dalam rapat pleno yang dihadiri oleh internal pengurus inti Kabupaten Bener Meriah dibentuk lah pelaksana harian (plh).

"Untuk menghindari kecemburuan sosial diinternal pengurus kabupaten maka diputuskan sebagai ketua dari unsur dinas sosial, sebagai sekretaris dari unsur pengurus kecamatan dan sebagai bendahara dari unsur pengurus Kabupaten,"sebut Heri.

Ia menyebutkan SK Plh dibentuk untuk menjalankan organisasi agar tidak vakum, karena karang taruna pada waktu itu lagi melaksnakan kegiatan pembuatan masker yang akan dibagikan kepada masyarakar secara gratis.dan telah dilaporkan kepada pihak Provinsi.

"Untuk kegiatan silahkan laksanakan tetap semagat, untuk acara pembentukan kepengurusan yang baru mari kita rapatkan dulu dengan teman-teman provinsi,"ceritanya

Namun setelah ditunggu-tunggu, malah sebaliknya, pihak Provinsi membentuk SK carateker tidak ada musyawarah dan komfirmasi sama pengurus lama Kabupaten Bener Meriah.

"Jadi mareka menganggap apa pengurus karang taruna yang sudah berjalan selama 5 tahun kebelakang dengan se enaknya saja membentuk carateker tanpa musyawarah dengan pengurus yang lama,"cetus Bogas

Justru itu, katanya ambil sikap bahwa karang taruna di Kabupaten Bener Meriah masih ada, masih berjalan, dan masih mampu mengadakan temu karya tanpa harus di interpensi oleh kepetingan orang lain.

"Yang sangat disayangkan adalah mengapa kita selaku Putra Putri Bener Meriah mau di adu domba oleh pihak luar bukanya duduk bersama untuk musyawarah. Di dalam AD/ART Karang Taruna sudah jelas bahwa untuk mecalonkan sebagai ketua karang taruna salah satu poinya adalah minimal pernah menjadi pengurus selama 2 tahun, yang memenuhi syarat silahkan calonkan yang belum memenuhi syarat silahkan bergabung dulu untuk mecalonkan di priode berikutnya, jangan terus kita terprovokasi,"imbuh Heri Bogas

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...