Sebanyak 281 warga Rohingya melarikan diri dari kamp penampungan sementara di BLK Lhokseumawe, Aceh. Mereka datang dalam dua gelombang, yaitu gelombang pertama terdampar di Aceh Utara sebanyak 99 orang, lalu di Kota Lhokseumawe sebanyak 297 orang. Total dari kedua gelombang itu 396 orang yang ditampung di Kamp BLK Lhokseumawe. “Mereka meninggalkan kamp tanpa sepengetahuan petugas. Mereka menggunakan jasa pihak ketiga untuk menyeberang ke Malaysia, karena sejak awal memang tujuan mereka Malaysia,” kata Mitra.

Masa Bakti 2020-2025

Pengurus Karang Taruna Bener Meriah Resmi Dilantik

SAMSUDDINPelantikan pengurus Karang Taruna Bener Meriah masa bakti 2020-2025
A A A

BENER MERIAH - Meski dinilai kepengurusan Karang Taruna Kabupaten Bener Meriah dibawah kepemimpinan Ihsan Cs diduga inprosedural dan cacat hukum oleh Hendra Budian selaku karateker.

BACA JUGA:Pengurus Karang Taruna Provinsi Dinilai Egois

Namun, hal tersebut tidak serta merta untuk mengurungkan niat Bupati Bener Meriah Tgk H Sarkawi, nyatanya Asisten I Setdakab Bener Meriah dipercayakan untuk melantik kepengurusan Karang Taruna Bener Meriah periode 2020-2025, Sabtu (5/12/2020).

Dalam kesempatan itu, Asisten I Setdakab Bener Meriah, Drs Muklis membacakan amanat Bupati Bener Meriah yang mengatakan, Karang Taruna harus menjadi organisasi pemuda terdepan sekaligus motor pengerak pembangunan dari Kabupaten hingga ke Kampung-Kampung secara menyeluruh.

Karang Taruna harus mampu menunjukan perannya dan tegas memposisikan dirinya, dimana karang taruna harus tampil sebagai mediator dan fasilitator untuk membawa aspirasi pemuda kepada pemerintah sekaligus menjadi mitra prmerintah dalam menjalankan berbagai program pembangunan, terutama dalam pengerasan kesenjangan sosial masyarakat.

Muklis menambahkan, momen pelatikan ini bukan sekedar kegiatan serimonial belaka, akan tetapi sebagai pemersatu kelembagaan karang taruna agar lebih solid kedepannya, karena bagaimanapun juga Bener Meriah butuh mitra didalam pembangunan dengan kondisi daerah kita yang semakin berkembang dan maju.

"Karang taruna sebagai tenaga pengerak pembangunan kesejahteraan sosial hingga ketingkat Kampung memiliki peran yang cukup besar dalam pembagunan masyarakat untuk dapat meningkatkan potensi, dan pran aktifnya diperlukan upaya pengembangan jaringan komunikasi, kerjasama, sinergi, dan kolaborasi antar sesama karang taruna,"jelas Muklis mengutip amat Bupati Sarkawi.

Sebelumnya, melalui keterangan tertulis Wakil Ketua DPRA, Hendra Budian meminta Bupati Bener Meriah untuk tidak melantik pengurus Karang Taruna tanpa terlebih dahulu melakukan Temu Karya.

"Kami meminta kepada Bupati Bener Meriah untuk tidak melantik, karena Temu Karya yang dilakukan oleh sekelompok orang dengan tanpa melibatkan pengurus Karetaker yang telah di SK kan oleh Karang Taruna Provinsi Aceh adalah Temu Karya yang inprosedural,"kata Hendra Budian.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...