Zikrayanti, MLIS, PhD (Cand) menjadi narasumber peHTem edisi Kamis 23 September 2021 episode 10 Tahun ke II dengan tema: Terkait Vaksin Siswa, Wali Murid Minta Gubernur Pecat Kadisdik Aceh, yang dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Pengurus E-Sports Indonesia Aceh Tengah Mulai Seleksi Atlit Menuju Eksibisi PON XX

IMG-20210825-WA0003
A A A

TAKENGON - Pengurus Daerah Electronic Sports Indonesia ( PDESI) Aceh Tengah saat ini tengah melakukan penjaringan atlet untuk ikut dalam tahap seleksi lanjutan menghadapi event eksibisi Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua dan PON XXI Aceh- Sumut 2024 mendatang.

Ketua ESI Cabang Aceh Tengah, Wen Rahman mengatakan, penjaringan para atlet E-Sports Mobile Game Free Fire, Mobile Legends, E Football PES 2021 sedang berjalan, selanjutnya kata dia, akan mengikuti seleksi oleh ESI Provinsi Aceh.

 “Alhamdulillah, potensi atlet untuk Cabor ESI di Aceh Tengah, lumayan banyak, selain menjaring tuk seleksi PON, kami menyeleksi calon Atlet Esport di dataran tinggi Gayo," kata pria yang kerap disapa Wyra itu, Rabu,  25 Agustus 2021.

Dilakukanya penjaringan itu seiring telah dilantiknya para Pengurus Esport Kabupaten/kota Se-Provinsi Aceh, priode 2020-2024 di Banda Aceh, Sabtu 21 Agustus 2021 lalu, oleh Ketua Umum Pengurus Besar E-Sport Indonesia (PB-ESI) Provinsi Aceh, Brigjen Muhammad Abduh Ras.

Wen Y Rahman menyebutkan, ESI merupakan cabang olahraga baru yang kepengurusanya baru saja dilantik secara kolektif beberapa waktu lalu. Untuk itu, masih ada beberapa keterbatasan dalam proses pembinaan atlet. “Sebelumnya, kami sudah mengusulkan dukungan sarana untuk mendukung pembinaan atlet,” ucapnya.

Untuk Kabupaten Aceh Tengah, sebut Wen Y Rahman, atlet ESport potensial lumayan banyak tetapi harus di seleksi untuk mencari yang terbaik sehingga bisa mewakili Aceh, dalam pagelaran eksibisi PON di Papua. “Kalau kami lihat dari perjalanan seleksi, antusiasnya cukup tinggi. Tetapi saat ini, kami mencari yang terbaik untuk mewakili Aceh dalam even tingkat nasional nanti,” sebutnya.

Perkembangan olahraga electronic di Kabupaten Aceh Tengah, dalam beberapa tahun terakhir meningkat pesat seiring dengan masifnya penggunaan smart phone hampir di semua kalangan.

Tugas pengurus Esport kata Wyra, salah satunya adalah untuk dapat memberi pemahaman antara game online dan atlet esport. Beberapa game online yang dimainkan, bukan lagi untuk mengisi waktu senggang tetapi bisa juga menjadi ajang meraih prestasi. Dengan adanya ESI, dapat dibedakan mana yang gamer atau atlet.

Selain itu, katanya, ke depan diharapkan kabupaten/kota sudah memikili wasit maupun juri yang berkompeten serta sudah mengantongi sertifikasi sehingga untuk proses seleksi bisa benar-benar berjalan secara profesional. “Intinya, kita benar-benar ingin melahirkan atlet terbaik. Apalagi kan ESI cabo baru di ranah olahraga, dan saat ESI Kabupaten sangat perlu dukungan dari semua pihak," pungkasnya.

Seluruh pengurus ESI Aceh Tengah telah mengantongi SK Masing-msing, Wn Rahman berharap, semua pengurus memahami Tufoksinya, sehingga organisasi itu berjalan dengan baik. ia komimen, Aceh Tengah dapat berjaya dalam segala situasi terutama di ajang PON 2024 mendatang. “Kita yakin, Aceh Tengah pasti akan menorehkan yang terbaik dalam ajang ini,” tutupnya.

Rubrik:ACEHRILIS

Komentar

Loading...