Komisi IV DPRK Banda Aceh melakukan pertemuan dengan Kepala Dinas Kesehatan dan para kepala Pukesmas di Kota tersebut. Pertemuan ini membahas penanganan COVID-19 yang terus merambah di ibu Kota Provinsi Aceh. Ketua Komisi IV DPRK Banda Aceh Tati Meutia Asmara mengharapkan untuk daerah tersebut agar dilakukan pengadaan alat tes uji swab oleh Pemerimntah setempat. "Turut juga bertemu dengan direktur RSUD Meuraxa, dari pertemuan itu sangat banyak menemukan permasalahan baru, yaitu claster-claster baru yang terbentuk di Kota Banda Aceh," kata Tati Meutia Asmara kepada wartawan usai pertemuan dengan mitra kerja,Kamis (6/8/2020).

Bank Aceh Diminta:

Pencairan Simpanan Masyarakat Perlu Diwaspadai

Gedung Bank Aceh
A A A

BANDA ACEH - Beberapa elemen masyarakat berharap industri perbankan terutama Bank Aceh Syariah (BAS) diharap supaya mewaspadai pencairan simpanan masyarakat kelas menengah ke bawah.

Menurut mareka, jika pandemi covid-19 tak dapat diatasi, maka kelompok masyarakat akan mencairkan simpanan untuk bertahan hidup di tengah pandemi virus corona.

Namun, mareka memprediksi kondisi seperti saat ini tidak akan terjadi pada masyarakat kelas menengah ke atas yang mareka nilai memiliki kekuatan lebih untuk bertahan.

Selain itu dapat dipastikan dana di bank sebagian akan digunakan untuk operasional, tentu ini juga akan menjadi atensi pihak Bank Aceh di era new normal.

Mendapat pertanyaan dari berbagai kalangan termasuk dari acehimage.com, Sekretariat Perusahaan PT Bank Aceh Syariah, Sayed Zainal Abidin melalui humas Bank Aceh, Riza Syahputra, terkait kinerja penyaluran kredit Bank Aceh tahun ini dengan adanya pandemi Covid-19 menyatakan, penyaluran pembiayaan terdapat kenaikan namun tidak terlalu signifikan karena dampak pandemi covid 19.

Apalagi hampir berbagai sektor usaha saat ini mengalami penurunan sehingga juga mempengaruhi pertumbuhan pembiayaan Bank Aceh.

Kalau ditanya, apakah kinerja dan pertumbuhan cenderung lesu ? Riza mengatakan, akan ada penyesuaian proyeksi pertumbuhan pembiayaan.

"Rencananya memang akan kita lakukan, karena terkait juga dengan pencapaian kinerja yang telah disusun sebelumnya. Dengan kondisi saat ini hampir dipastikan meningkat 4 - 5 % pertumbuhan pembiayaan, setelah penyesuaian," ungkap Riza, Rabu (11/6/2020).

Yang pasti kata Riza, proyeksi pertumbuhan pembiayaan akan disesuaikan dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi makro Indonesia dan kondisi perekonomian daerah Aceh. Sampai saat ini pihak manajemen melihat pencairan simpanan masyarakat di Bank Aceh masih seperti dalam situasi normal apalagi kondisi dan aktivitas di Provinsi Aceh saat ini mulai kembali beraktifitas seperti biasa.

"Jadi kami juga berharap tidak sampai terjadi penarikan simpanan masyarakat diluar batas normal, dan diperkirakan tidak terjadi. Dan kalaupun terjadi, kita juga telah memikirkan langkah-langkah strategis untuk mengatasinya," tegas Riza.

Menjawab apakah Bank Aceh tak merasa khawatir jika pencairan simpanan masyarakat meningkat?

Manurut Riza, Tentunya tidak..karena, prilaku penarikan yang dijadikan kondisi puncak adalah pada maret s.d akhir mei. Nah, sampai saat dimaksud, tidak ada penarikan signifikan. Jadi kedepannya kami fikir tidaklah akan terjadi penarikan yg signifikan dan kami juga berharap kondisi saat ini bisa kembali normal.

Dalam menghadapi kondisi saat ini memang bank perlu mengambil langkah sebagai upaya efesiensi

"Nah, salah satu langkah yang kita lakukan diantara mengurangi beban operasional yang tidak terlalu mempengaruhi core bisnis kita, kemudian perluasan jaringan kantor yang memang telah ada dalam rencana kerja juga saat ini kita tunda sampai kondisi kembali normal," ungkapnya.

Kinerja kredit tidak lepas dari proyeksi pertumbuhan ekonomi Aceh tahun ini yang terdampak covid-19.

Namun bagaimana pun Bank Aceh harus cari peluang baru walaupun pertumbuhan ekonomi sedikit rendah. Tetapi BAS akan memuat strategi agar bisa mencari celah, sehingga perusahaan bisa mendapat keuntungan.

"Dalam situasi seperti saat ini, kita terus membuat skenerio agar BAS dapat melakukan efisiensi. Sebab, pendapatan bank saat ini pasti berkurang karena banyaknya restrukturisasi kredit,"katanya.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...