Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendata, ada lebih dari 300 rumah yang mengalami kerusakan dengan berbagai tingkatan, akibat gempa berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang Malang dan sekitar Jawa Timur pada siang tadi. Data itu terakhir diterima BNPB pada pukul 20.00 WIB. "Data BNPB hari ini, pukul 20.00 WIB, lebih dari 300 rumah rusak dengan tingkatan berbeda, dari ringan hingga berat," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati melalui keterangan resminya, Sabtu (10/4/2021). "Catatan sementara, 13 unit rumah rusak namun belum ditentukan kategori tingkat kerusakan. Sedangkan sejumlah kerusakan fasilitas umum, antara lain sarana Pendidikan 11 unit, kantor pemerintah 7, sarana ibadah 6, RSUD 1 dan pondok pesantren 1," ungkapnya.

Ketua DPRK:

Pemuda Harus Beradaptasi dengan Perkembangan Zaman

FOR ACEHIMAGE.COMKetua DPRK Banda Aceh, Farid Nyak Umar, membakar semangat para peserta Training Kepemimpinan Tingkat II Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kota Banda Aceh yang berlangsung di Gedung ACR, Blang Bintang, Aceh Besar, Minggu (08/03/2021).
A A A

BANDA ACEH – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Farid Nyak Umar, membakar semangat para peserta Training Kepemimpinan Tingkat II Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kota Banda Aceh yang berlangsung di Gedung ACR, Blang Bintang, Aceh Besar, Minggu (08/03/2021).

Farid mengatakan, pemuda harus selalu berada di garda terdepan dalam membangun sebuah bangsa. Oleh karena itu masa muda harus digunakan sebaik mungkin.

“Di masa muda ini harus dimanfaatkan dengan sebaik mungkin karena tidak bisa mengulang masa itu, kesempatan yang diberikan oleh Allah jangan pernah disia-siakan,” kata Farid.

Sebagai aktivis mahasiswa kata Farid, anggota KAMMI juga harus memiliki ilmu dan pemahaman mendalam ats apa yang diperjuangkan. KAMMI sebagai organisasi besar juga harus membekali kadernya agar siap beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Farid mengatakan, perkembangan zaman saat ini sangat luar biasa karena telah memasuki masa Revolusi Industri 4.0. Maka sebagai orang muda kader KAMMI harus terus bergerak menyuarakan aspirasi masyarakat dan menyampaikan pesan-pesan kebenaran, termasuk mencegah ketidakadilan dan kemungkaran di sekitarnya. Di samping itu tetap harus menjadi pemuda yang sensitif dengan berbagai persoalan di sekitarnya, punya inisiatif, dan mampu berkreativitas.

“Seorang kader KAMMI harus siap bergerak bersama elemen masyarakat, rangkul semua elemen mahasiswa sehingga akan menjadi sebuah kekuatan yang baik dan diperhitungkan dalam menyuarakan kebenaran,” ujar Farid.

Sebelum menutup kegiatan tersebut, selaku alumni KAMMI Farid Nyak Umar juga menyampaikan selamat kepada para kader yang telah menyelesaikan kegiatan Daurah Muamalah II KAMMI. Menurutnya ini sebuah kesempatan yang sangat berharga bagi seorang kader.

Sementara itu, Ketua KAMMI Kota Banda Aceh, Muhammad Fathir Ma’ruf Nurasykim, mengatakan jika kegiatan ini merupakan ruh perkaderan yang harus tetap berjalan bagaimana pun kondisinya. Menurut Fathir KAMMI merupakan organisasi kepemudaan yang selalu terbuka untuk berkolaborasi dengan seluruh elemen untuk menciptakan perbaikan di masa mendatang.

 

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...