Mantan Anggota Tim Perunding Gerakan Aceh Merdeka (GAM), Munawar Liza Zainal menjadi narasumber peHTem edisi Senin 22 Agustus 2022 episode ke 105 Tahun ke II dengan tema: Benarkah Tim Perunding GAM Merebut Kekuasaan di Aceh? yang dipandu oleh host Siti Aminah, S.IP, M.MLS, Jangan lupa like share comment and subsribe.

Meski Dunia Peternakan Diterpa Isu PMK

Pemotongan Hewan di Bener Meriah Meningkat

dok. Humas Polres Bener MeriahPasar tradisional Bener Meriah
A A A

ACEHIMAGE.COM – Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Bener Meriah merilis rekapitulasi  data pemotongan hewan pada Meugang pertama Idul Adha 1443 Hijriah, 2022 Masehi. Jum'at, 8 Juli 2022

Dari data base tersebut, pemotongan hewan untuk jenis Sapi jantan sebanyak 13 ekor, betina 21 ekor, Kerbau Jantan 17 ekor dan betina tujuh ekor.

“Berdasarkan data base, jumlah pemotongan hewan pada Meugang pertama Idul Adha mencapai 58 ekor, bahkan kendati dunia peternakan saat ini sedang dihebohkan dengan isu nasional tentang penyakit mulut dan kuku (PMK) bila dibandingkan dengan Meugang pertama tahun lalu malah meningkat,” kata Kabid Peternakan Bener Meriah, Ismail Harun lewat keterangan tertulisnya.

“Kalau tahun lalu jumlah pemotongan pada Meugang pertama hanya berjumlah 44 ekor, namun Meugang pertama  Idul Adha tahun ini mencapai 58 ekor,” tambah Ismail.

Akan tetapi, isu PMK tersebut berdampak pada kenaikan harga daging di pasaran mencapai 20 persen dari tahun sebelumnya. Jika tahun sebelumnya harga daging 150 hingga 170 ribu/kg. tahun ini mencapai 180-200 ribu/kg.

“Salah satu faktor tingginya harga daging tahun ini adalah isu PMK, dan pengawasan ketat Check Point di Posko Perbatasan. Sehingga ternak dari daerah wabah yang harganya lebih murah tidak diizinkan masuk untuk mencegah terjangkitnya Virus PMK di Kabupaten Bener Meriah,” tegas Ismail Harun.

Ditegaskannya lagi, hasil petugas pengawasan pemotongan, ternak yang dipotong di beberapa pasar tradisional Kabupaten Bener Meriah bersumber dari dalam Kabupaten setempat atau dari daerah bebas PMK yang dilengkapi dengan surat keterangan kesehatan hewan (SKKH)

Justru itu, dapat dipastikan daging yang beredar di pasaran aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH) untuk dikonsumsi. Timpal Ismail Harun. []

Komentar

Loading...