Ketua Komisi VI DPR Aceh, Tgk. H. Irawan Abdullah, S.Ag menjadi narasumber peHTem edisi Senin 9 Agustus 2021 episode 63 dengan tema: Biaya Pendidikan Dayah MUQ Pagar Air Selangit, Kucuran Dana Dayah Aceh Kemana? yang dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Melalui Lelang

Pemkab Bener Meriah Mengait DJKN Aceh Pasarkan Penjualan Kopi Gayo

IstimewaKepala DJKN Aceh gelar sosialisasi sistem pelelangan
A A A

BENER MERIAH – Pemerintah daerah Kabupaten Bener Meriah mengait Direktorat Jendral Kekayaan Negara (DJKN) Aceh untuk penjual produk kopi melalui layanan terpadu kekayaan negara (Lantera KN) Aceh.

Untuk menindak lanjuti hal tersebut, Kakanwil DJKN Aceh, Syukriah melakukan sosialisasi mekanisme penjulan kopi Gayo melalui Layanan Terpadu Kekayaan Negara (Lantera KN) kepada Pemerintah daerah dan petani di daerah tersebut.

Sosialisasi itu digelar di ruang Aula Pendopo Bupati Bener Meriah Kamis, 17 Juni 2021 yang turut dihadiri Plt Bupati Bener Meriah, Seketaris Daerah, Asisten II, para Kepala SKPK pengusaha dan para petani.

Kepala DJKN Aceh, Syukriah kepada acehimage.com menyebutkan, kehadiran pihaknya ke Bener Meriah ialah untuk mendekatkan Pemerintah setempat dengan masyarakat Bener Meriah sendiri, salah satu layananya adalah lelang, kita mau memasyarakatkan lelang penjualan yang mudah untuk masyarakat atau petani kopi di Bener Meriah.

“Banyak sebenarnya ingin kita gali dari Bener Meriah, tapi intinya ingin memandirikan petani kopi di Bener Meriah,“ kata Syukriah

Ia menambahkan, lelang sekarang ini sudah melalui digital, tidak perlu lama lagi waktunya, tidak perlu harus datang dulu ke kantor atau menunggu orang membeli atau tidak dan semuanya sudah bisa lewat digital.

Jadi, Bener Meriah kopinya udah mendunia, tapi mungkin hanya baru sekelompok orang yang baru mendunia itu. "Untuk itu kita ingin masyarakat perindividu-individu itu besar atau mencerdaskan mereka,” ungkap Kepala DJKN Aceh itu.

Dijelaskanya, dalam prososnya, DJKN sebagai sarana penjualannya bisa mempertemukan antara pembeli dengan penjual melalui lelang ini. Sebutnya.

Tujuan utamanya, lelang DJKN mampu membuat para petani menjadi semakin jaya, membuat koperasi dan pelaku UKM semakin mandiri, "Untuk itu dibutuhkan kerjasama yang baik. Kita tumbuh besar karena kebersamaan, rasa kebersamaan inilah yang harus kita pupuk," Pungkas Syukriah

Sementara itu, Sekdakab Bener Meriah, Drs Haili Yoga menyampaikan, Kabupaten Bener Meriah merupakan wilayah yang mayoritas penduduknya berprofesi petani kopi. Dimana kebun kopi di Bener Meriah adalah milik pribadi.

“Kebun kopi di Bener Meriah merupakan milik pribadi para petani bukan milik perusahaan. Namun, tantangan yang saat ini dihadapai para petani adalah terkait harga dimana saat panen raya harga sering turun,” ujar Haili Yoga

Justru itu, Haili Yoga berharap, melalui sosialisasi yang degelar DJKN Aceh dapat menjawab tantangan tersebut kedepan. Kepada para peserta Haili Yoga berharap dapat mengikuti kegiatan itu dengan serius sehingga solusi dan masukan yang disampaikan narasumber bisa diimplementasikan dalam kegiatan sehari-hari.

“Kami juga mengucapkan selamat datang kepada Kakanwil DJKN Aceh, semoga ini menjadi awal kerjasama yang baik dalam memasarkan produk ungulan daerah ini,” sebut Haili Yoga

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...