Pengamat Lingkungan Hidup dan Hukum Lingkungan, Muhammad Nur kembali menjadi narasumber peHTem edisi Senin, 12 Desember 2022 episode ke 33 Tahun ke 3 dengan tema: Hutan Aceh Habis Dibabat, Tambang Illegal Investasi Bodong? yang dipandu oleh host Indah Rastika Sari, M.Lit.J, Jangan lupa like share comment and subsribe.

Agenda Rutin Setiap Ramadhan

Pemkab Bener Meriah Kembali Santuni Ribuan Anak Yatim Piatu

For Acehimage.comBupati Bener Meriah menyerahkan santuanan kepada anak yatim
A A A

ACEHIMAGE.COM – Pemerintah daerah Kabupaten Bener Meriah kembali menyantuni anak yatim, piatu. Untuk tahun ini sedikitnya 2388 yatim piatu dari 232 Kampung se-Kabupaten Bener Meriah mendapatkan santunan.

Secara simbolis, Bupati Bener Meriah, Tgk H Sarkawi didampingi ketua Panitia Kharimasyah telah menyerahkan santunan kepada sejumlah anak yatim pada Rabu, 20 April 2022 lalu di Masjid Nur Nabawi Komplek Pemkab Bener Meriah.

Kala itu, Bupati Bener Meriah dalam arahannya menyampaikan, bantuan yang diberikan Pemkab Bener Meriah kepada anak yatim piatu adalah merupakan agenda rutin setiap tahunnya dan setiap pada Bulan Ramadhan. Hal itu bertujuan agar anak-anak yatim piatu itu merasa senang dan gembira dalam, baik dalam menjalankan ibadah puasa maupun saat lebaran nantinya.

“Semoga santunan yang diberikan oleh Pemerintah dapat dipergunakan untuk keperluan dan kebutuhan mereka, meski nilainya tidak seberapa, namun kita berharap mereka juga dapat merasakan kebahagiaan dalam memeriahkan hari kemenangan nantinya,” ujar Sarkawi.

Semenatar itu, Kepala bagian Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Masyarakat (Kabag Kesmas) Edi Jaswin saat dikonfirmasi, Kamis, 21 April 2022 menyebutkan, untuk tahun ini sebanyak 2388 anak yatim dan piatu dari 232 Kampung di 10 wilayah Kecamatan se Kabupaten Bener Meriah mendapatkan santunan dari Pemkab Bener Meriah.

Masing-masing anak, lanjut Edi Jaswin akan mendapatkan santunan sebesar Rp 500 ribu rupiah. Mudah-mudahan santuan itu dapat dipergunakan dengan baik oleh mereka yang mendapatkannya.

Ia menambahkan, untuk usia maksimal anak yatim dan piatu yang mendapatkan santunan tersebut adalah 16 tahun. Untuk penerima sendiri telah melalui verifikasi dan validasi.

“Yang mendapatkan santunan adalah dari hasil verifikasi, validasi dan finalisasi data di masing-masing kecamatan oleh tim panitia dari Kesmas. Data yang diterima tim adalah dari Kecamatan dengan surat pengantar lampiran anak yatim, dengan adanya penandatanganan pakta integritas dan berita acara serah terima data oleh kecamatan,” jelas Edi.

Intinya, anak yatim mendapatkan santunan itu bersalakan dari pendataan Oleh Reje kampung, Imam Kampung yang langsung mereka serahkan kepada pihak kecamatan.

Edi merincikan, adapun anak yatim yang menerima santunan tahun ini dari Kecamatan Pintu Rime Gayo sebanyak 253 orang, Kecamatan Mesidah 67 orang, Permata 333 orang, Bukit 422 orang, Timang Gajah 304 orang, Bandar 386 orang, Syiah Utama (Samar Kilang) 32 Orang, Bener Kelipah 94 orang, Gajah Putih 121 orang, dan Wih Pesam 376 orang.[]

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...