Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Sabang melakukan penggeledahan Dinas Perhubungan Sabang dan SPBU Bypass, Rabu (2/12/2020). Penggeledahan dimulai dari pukul 10.00-13.00 WIB itu dipimpin Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Sabang Muhammad Razi SH. Kegiatan penggeledahan tersebut dilakukan dalam rangka mencari barang bukti terkait kasus dugaan korupsi belanja BBM/Gas dan Pelumas serta suku cadang yang bersumber dari DPPA SKPD Dinas Perhubungan Sabang tahun anggaran (TA) 2019 sebesar Rp 1.567.456.331.

Pemkab Bener Meriah Akan Uji Coba Belajar Tatap Muka Tingkat TK

SAMSUDDIN.
A A A

BENER MERIAH - Dinas Pendidikan Kabupaten Bener Meriah berencana akan melakukan uji coba kegiatan belajar mengajar tatap muka mulai Senin, (9/11/2020).

Hal ini disepakati dalam pertemuan antara perwakilan Kepala TK se-Kabupaten Bener Meriah, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bener Meriah Sukur dan Ketua Tim Ahli Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bener Meriah Rizki Wan Oktabina Kamis,( 4/11/ 2020) di aula Dinas Pendidikan Kabupaten Bener Meriah.

Dalam pertemuan tersebut Sukur menyampaikan bahwa keberhasilan uji coba proses KBM pada tingkat SD dan SMP menjadi dasar untuk kemudian dilakukan uji coba pada tingkat TK.

"Dalam masa uji coba ini satuan pendidikan harus benar-benar menerapkan protokol kesehatan pencegahan dan penanganan Covid-19 dan masih ada batasan-batasan aktivitas yang diperbolehkan untuk dilaksanakan di Satuan Pendidikan," terang Sukur.

Sejauh ini, timpalnya, dalam masa uji coba di tingkat SD dan SMP ketika ada potensi kontak erat di lingkungan sekolah, maka sekolah langsung kembali diliburkan 7-10 hari.

"Selain itu Dinas Pendidikan juga terus melakukan evaluasi terkait pelaksanaan proses kegiatan belajar mengajar secara tatap muka dalam masa pandemi ini,” kata Sukur.

Sementara Ketua Tim Ahli Satgas Penanganan Covid-19 menekankan tentang pentingnya pra kondisi sekolah sebelum dilaksanakan proses KBM.

"Pra kondisi ini diantaranya dengan menyiapkan sarana prasarana pendukung pencegahan Covid-19 di lingkungan satuan pendidikan, melakukan rapat dengan orang tua murid dan jika memungkinkan melakukan simulasi sederhana," katanya.

Ditegaskan, perlu ada kerjasama antara satuan pendidikan dan orang tua, tanggung jawab satuan pendidikan adalah memastikan bahwa sekolah aman dari penularan Covid-19 sedangkan orang tua berkewajiban menjaga peserta didik ketika ada di rumah.

"Jika ada anak atau keluarga yang bersangkutan terindikasi kontak erat segera melaporkan ke pihak sekolah,” kata Rizki.

Dalam kesempatan tersebut Rizki juga menyampaikan bahwa pemerintah dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Bener Meriah tidak memiliki kepentingan apapun terkait penetapan status pasien konfirmasi positif, suspect atau probable.

"Satgas Penanganan Covid-19 dalam hal ini Bidang Penanganan Kesehatan adalah melakukan deteksi dini dengan menetepakan status suspect atau probable selanjutnya yang menentukan adalah hasil pemeriksaan laboratorium di Banda Aceh," tegasnya.

Dikatakan, dalam penentuan hasil Laboratorium murni merupakan hasil proses ilmiah yang tidak dapat di intervensi dan ganggu gugat.

“Jika ada yang menyampaikan bahwa jika seseorang ditetapkan konfirmasi Positif Covid-19 lalu pemerintah mendapatkan keuntungan maka itu dapat kami pastikan hoax, Satgas Penanganan Covid-19 bekerja 24 jam untuk berusaha mengendalikan pandemi ini," kata Rizki.

Diakui bahwa Covid-19 tidak mematikan namun sampai dengan proses vaksinasi dilaksanakan penularan Covid-19 sangat sulit dikendalikan.

"Kami membuka ruang diskusi kepada pihak-pihak yang berpandangan negatif terhadap penanganan Covid-19 di Kabupaten Bener Meriah,” tutup Rizki.

Secara terpisah, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Khalisuddin menyampaikan bahwa sampai dengan hari ini total konfirmasi positif covid-19 di kabupaten Bener Meriah berjumlah 141 orang dengan rincian sembuh 71 orang, meninggal 7 orang, dalam proses isolasi mandiri 59 orang dan dirawat 5 orang.

“Kami mengajak masyarakat tetap disiplin menggunakan masker, rajin mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak dalam aktifitas yang melibatkan banyak orang,” tutur Khalisuddin.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...