Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendata, ada lebih dari 300 rumah yang mengalami kerusakan dengan berbagai tingkatan, akibat gempa berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang Malang dan sekitar Jawa Timur pada siang tadi. Data itu terakhir diterima BNPB pada pukul 20.00 WIB. "Data BNPB hari ini, pukul 20.00 WIB, lebih dari 300 rumah rusak dengan tingkatan berbeda, dari ringan hingga berat," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati melalui keterangan resminya, Sabtu (10/4/2021). "Catatan sementara, 13 unit rumah rusak namun belum ditentukan kategori tingkat kerusakan. Sedangkan sejumlah kerusakan fasilitas umum, antara lain sarana Pendidikan 11 unit, kantor pemerintah 7, sarana ibadah 6, RSUD 1 dan pondok pesantren 1," ungkapnya.

Segera Beli Ambulance Laut

Pemerintah Diminta Serius Perhatikan Warga Pulo Aceh

ISTIMEWAAnggota DPRA Sulaiman, SE
A A A

BANDA ACEH - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Sulaiman SE dari Daerah Pemilihan I Banda Aceh, Aceh Besar dan Sabang mendesak Pemerintah untuk segera mengusul pengadaan ambulance laut untuk pulau Aceh menggunakan anggaran perubahan tahun 2021.

Pasalnya, ambulance laut sangat dibutuhkan oleh masyarakat Pulau Aceh, mengingat selama ini masyarakat pulau Aceh sangat kwalahan jika ada pasien yang tiba-tiba harus di rujuk ke Banda Aceh.

"Untuk tahun anggaran 2021 dalam momentum perubahan anggaran tahun ini harus diusul pembelian ambulance laut," kata Sulaiman, Rabu 10 Maret 2021.

Menurut Sulaiman, selama ini banyak pengaduan yang masuk dari masyarakat kecamatan Pulau Aceh adalah terkait tidak adanya perhatian pemerintah, baik tingkat provinsi maupun kabupaten dalam sektor penanganan persoalan kesehatan.

"Sebagai contoh, hari ini saja, ada pasien bernama Darma Yanti asal Gampong Seurapong, Kecamatan Pulau Aceh, Kabupaten Aceh Besar yang terpaksa dirujuk ke Banda Aceh menggunakan boat nelayan, dengan kondisi terpasang infus, dan peralatan penunjang keselamatan seadanya," lanjutnya.

Oleh sebab itu, Sulaiman mengajak pemerintah Aceh dan pemkab Aceh Besar untuk membuka mata hati melihat kondisi masyarakat pulau Aceh.

"Kepada Pak Gubernur Aceh saya berharap untuk segera dalam tahun ini menganggarkan anggaran untuk pengadaan ambulance laut bagi masyarakat pulau Aceh, harganya sekitar 1,8-2 M per unit, jadi sangat dimungkinkan untuk melakukan pengadaan ambulance tersebut, kedepannya bukan hanya pulau Aceh yang membutuhkan, setiap pulau yang dihuni oleh masyarakat harus ada ketersediaan ambulance laut." pintanya.

Sementara itu, untuk Pemkab Aceh Besar menurut Sulaiman belum menampakkan keseriusan dalam mengurus masyarakat Kecamatan Pulau Aceh, khususnya dibidang kesehatan.

"Bupati Aceh Besar jangan melihat sebelah mata saudara saya di pulau Aceh, mereka juga orang yang telah mengantarkan Saudara Mawardi Ali sebagai orang nomor satu di Aceh Besar," tutupnya.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...