Dr. Zainuddin, SE, M.Si, Pakar Ekonomi dan juga Dekan Fakultas Ekonomi USM, narasumber peHTem edisi Kamis 17 Juni 2021 episode 48 dengan tema: Setelah Pedagang Dipaksa Hengkang, Tepatkah Pasar Penayong Jadi Wisata Kuliner? dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Pemerintah Austria Bikin “Peta Islam” Tuai Kecaman

BBCMuslim Austria
A A A

Austria - Gereja Katolik Austria Jumat kemarin mengecam pemerintah yang membuat peta daring ratusan organisasi muslim di negara itu.

Peta kontroversial itu memperlihatkan lebih dari 600 organisasi muslim--dari mulai kelompok pemuda hingga masjid--termasuk detil lokasi dan foto sejumlah anggotanya.

Peta tersebut pertama kali ditampilkan oleh kelompok pemantau ekstremisme muslim yang didanai pemerintah dan oleh Menteri Integrasi Susanne Raab dari Partai Rakyat Austria yang konservatif dan anti-migran. Dia menyebut peta itu untuk "memerangi Islam politik yang menjadi sumber tumbuh suburnya ekstremisme."

Kardinal Christoph Schoenborn, ketua Gereja Katolik Austria, dalam sebuah tulisan tajuk rencana Jumat kemarin mengatakan, "memberi kesan terhadap salah satu kelompok agama yang sedang dicurigai adalah hal yang berbahaya." Dia pun mempertanyakan mengapa pemerintah melakukan hal itu.

Laman Alaraby melaporkan, Sabtu (5/6), Umit Vural, ketua Komunitas Islam Austria menyebut peta itu adalah "ancaman luas" bagi muslim dan organisasi Pemuda Muslim Austria menuturkan sejumlah warga muslim sudah ada yang diserang dan sebuah masjid dirusak sejak peta itu beredar daring akhir bulan lalu.

Sekitar seperempat penduduk Austria yang mayoritas Katolik memilih partai beraliran kanan yang anti-Islam dan sejumlah kaum ekstremis kanan dalam beberapa pekan terakhir memajang spanduk-spanduk bertuliskan "Hati-hati! Islam Politik ada di Dekatmu" di jalanan dan mereka mengajak sesama "rekan setanah air" untuk bergabung dengan mereka.

Perwakilan Khusus Dewan Kejahatan Kebencian Antisemit dan Anti-muslim Eropa, Daniel Hoeltgen menyerukan pemerintah untuk mencabut peta itu. Sejumlah perwakilan komunitas agama juga mengecam munculnya peta semacam itu.

Kekerasan verbal dan fisik terhadap muslim meningkat sejak jihadis kelahiran Austria membunuh empat orang di Wina pada awal November lalu, kata kelompok pemantau Islamofobia dan rasisme anti-muslim.[]

Rubrik:DUNIA

Komentar

Loading...