Anggota DPR Aceh HT Ibrahim ST MM meminta Pemerintah Kabupaten Aceh Besar untuk menunda melakukan penataan kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Aceh untuk sementara waktu. Ini disampaikan Ibrahim setelah mendengar keluhan dari masyarakat yang selama ini bergantung hidup di daerah tersebut. "Apalagi saat ini, sama-sama kita ketahui sedang Pandemi COVID-19 yang membuat ekonomi masyarakat terpuruk," kata Pria yang akrab disapa Ampon Bram, Kamis (22/10/2020).

Pemerintah Aceh akan Distribusikan 200 Ribu Lembar Masker Tambahan

HUMAS DAN PROTOKOL SETDA ACEHAsisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh, Teuku Ahmad Dadek, saat mengecek kelengkapan, kesiapan dan stok masker, di Gudang Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Banda Aceh, Jumat, (2/10/2020).
A A A

BANDA ACEH- Pemerintah Aceh akan mendistribusikan 200.000 lembar masker kain tambahan ke sejumlah dayah di seluruh Aceh. Sebelumnya, masker juga telah disalurkan sebanyak 150.000 lembar ke 118 Dayah prioritas yang tersebar di 19 kabupaten/kota di Aceh.

Hal tersebut disampaikan oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh, Teuku Ahmad Dadek, saat mengecek kelengkapan, kesiapan dan stok masker, di Gudang Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Jumat, (2/10).

Pembagian masker itu, kata Dadek, merupakan wujud ikhtiar Pemerintah Aceh terkait penegakan protokol kesehatan (prokes) di lingkungan dayah sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Aceh.

"Pembagian masker ini merupakan bagian dari mewujudkan Gerakan pemakaian masker di seluruh dayah di Aceh,"kata Dadek.

Kata Dadek, pemakaian masker amat penting diterapkan di dayah-dayah agar tidak muncul klaster baru penularan Covid-19 di Aceh.

"Hanya dengan disiplin memakai masker, rajin cuci tangan dan menjaga jarak kita bisa menghindari corona, karena saat ini corona belum ada obatnya,"ujar Dadek.

Selain masker, Pemerintah Aceh juga akan mendistribusikan spanduk dan poster yang berisi informasi edukatif terkait Covid-19.

GEMA Terus Berlanjut

Pembagian masker ke dayah-dayah itu merupakan aksi lanjutan dari Gerakan Bersama Pemakaian Masker Aceh (GEMA) yang diluncurkan pada 4 September lalu di seluruh Aceh.

GEMA merupakan aksi sosialisasi penggunaan masker yang merupakan tindak lanjut dari amanat Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, untuk mengingatkan kembali kepada masyarakat akan pentingnya pencegahan Covid-19 dengan menggunakan masker.

GEMA berhasil menggerakkan seluruh elemen masyarakat, mulai dari aparatur sipil negara (ASN), Keuchik Gampong, pemuda, hingga ulama untuk menggaungkan kesadaran memakai masker. Pada 4 September lalu, setidaknya ada 3.883 masjid di Aceh menggaungkan Gerakan Pemakaian Masker melalui khutbah Jumat yang disampaikan para khatib.

Rubrik:PEMDA ACEH

Komentar

Loading...