Sekelompok perempuan tidak menggunakan jilbab dan berbaju ketat saat bersepeda di seputaran Kota Banda Aceh pada Minggu pagi (5/7), sempat membuat heboh dunia maya. Para perempuan tersebut sudah diamankan Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Kota Banda Aceh, Senin (6/7). Mereka semua sudah meminta maaf atas apa yang telah dilakukan.

Satu Orang Mangkir

Pemeriksaan Saksi Kasus Jiwasraya

LIPUTAN6PT Asuransi Jiwasraya Persero
A A A

JAKARTA- Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Adi Toegarisman mengungkap satu orang saksi kasus PT Asuransi Jiwasraya mangkir dari jadwal pemeriksaan Selasa (31/12).

Dari dua saksi yang diperiksa, komisaris PT Hanson Internasional Benny Tjokrosaputro tidak datang karena alasan sakit.

"Pak Benny kemarin sore kami menerima surat dari pengacaranya bahwa untuk hari ini tidak bisa memenuhi panggilan sebagai saksi karena yang bersangkutan sedang sakit dan dirawat di rumah sakit," tutur Adi di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Selasa (31/12).

Untuk itu Benny dijadwalkan kembali untuk menjalani pemeriksaan pada 6 Januari 2020.

Sedangkan saksi lainnya, yakni presiden komisaris PT Trada Alam Mineral Heru Hidayat hadir dan menjalani pemeriksaan selama 10 jam lebih di Gedung Bundar Jampidsus Kejagung.

Adi mengatakan Heru sudah memberikan keterangannya kepada penyidik. Namun Adi enggan membeberkan lebih jauh terkait hasil pemeriksaan tersebut.

"Tentu keterangan-keterangannya akan kami himpun sebagai fakta hukum. Nanti sebagai bahan analisa," tambah Adi.

Ketika keluar dari gedung bundar, Heru tak mau memberikan komentar apapun kepada wartawan. Ia langsung masuk ke mobilnya dan melaju pergi.

Pemeriksaan selanjutnya terhadap sejumlah saksi lain akan kembali dilakukan Kejaksaan mulai tanggal 6 sampai 8 Januari 2020.

Salah satunya kepada mantan Direktur Keuangan Jiwasraya Hary Prasetyo. Sebelumnya ia juga sudah dicekal ke luar negeri bersama dengan 9 orang saksi lainnya.

"[Hary diperiksa] antara tanggal 6, 7, 8. Saya nggak hafal jadwalnya tapi diperiksa," tutur Adi.

Sebelumnya, Kejagung melakukan pencegahan dan penangkalan terhadap 10 orang terkait pengusutan kasus dugaan korupsi di balik defisit anggaran PT Asuransi Jiwasraya.

Sepuluh orang yang dicekal, yakni HR, DA, HP, NZ, DW, GL, ER, HD, BT, dan AS. Dalam kasus itu, Kejagung sejauh ini menduga kerugian negara mencapai Rp13,7 triliun.

Sumber:CNN Indonesia
Rubrik:NASIONAL

Komentar

Loading...