Aliansi Mahasiswa Aceh (AMA) kembali medesak Plt Gubernur untuk mempublikasikan penggunaan anggaran hasil refocusing maupun BTT dalam APBA 2020. AMA mengaku tidak berhenti menyuarakan hal tersebut sebelum tuntuntan mareka terpenuhi. Aliansi Mahasiswa Aceh memandang ada hal urgensi saat ini yang harus diprioritaskan oleh Pemerintah Aceh selama masa Pandemi COVID -19, seperti sektor kesehatan, pendidikan maupun sektor ekonomi.

Terjaring Operasi Yustisi

Pelanggar Prokes di Bener Meriah Nyanyikan Lagu Indonesia Raya

SAMSUDDINPelangar Prokes menyanyikan lagu Indonesia Raya
A A A

BENER MERIAH – Sebanyak 52 pelangarar protokol kesehatan (Prokes) terjaring operasi yustisi yang digelar Pemerintah Kabupaten Bener Meriah bersama, TNI, Polri di Komplek Perkantoran Pemkab Bener Meriah dan jalan raya Kampung Uriung Kecamatan Bukit tepatnya di depan kantor BRI Simpang tiga Redelong. Rabu (16/9/2020).

Kapolres Bener Meriah, AKBP Siswoyo Adi Wijaya SIK melalui Kabag OPS Polres Bener Meriah AKP Syabirin SH M Si kepada awak media mengatakan, untuk hari ini sebanyak 52 orang yang terjaring razia yustisi dengan rincian, sebanyak 20 orang pengunan jalan raya yang mengendarai kendaraan roda empat, 25 orang pengunan jalan pengendara roda dua, dan 4 orang pekerja kantor dan pengunan jalan kaki.

Dalam kegiatan yang dilaksanakan hari ini, sebanyak tiga orang pelangar dikenakan sanksi sosial yaitu menyayikan lagu Indonesia raya. “Ketiga orang tersebut terdiri dari satu laki-laki dan dua prempuan,"sebut AKP Syabirin.

Tujuan pelaksanaan opersasi yustisi Covid-19 di kantor SKPK, dan jalan raya untuk hari ini, kata Syabirin, sebagai contoh kepada masyarakat artinya,melaksanakan penertiban itu dari kita dulu setelah itu baru kemasyarakat.

"Jadi kami tadi sudah koordinasi dengan Kasat Pol PP untuk operasi ke dinas-dinas jajajan Pemkab Bener Meriah,"kata Syabirin.

Dikatakan Syabirin, pelaksanaan operasi yustisi tersebut waktunya tidak terbatas tetapi menargetkan selama dua Minggu hal itu untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk ,mematuhi protokol kesehatan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Dalam opresasi itu, personel yang diterjunkan sebanyak 113 personel yang terdiri dari personel Polri jajaran Polres Bener Meriah, TNI jajaran Kodim 0119 Bener Meriah , Sub Denpom IM/1-7, Brimob batalyon B pelopor 3 Bener Meriah, Satpol PP dan juga dari dinas kesehatan.

“Untuk hari ini, sanksi yang kita berikan kepada pelangar masih mengacu ke Peraturan Gubernur nomor 51 tahun 2020 yaitu salah satunya menyanyikan lagu Indonesia raya, dan meraka mengakui kesalahannya, sebab sejauh ini kita belum menerima peratuaran bupati setempat atas sanksi pelangaran prokes,"tegas Syabirin

Syabirin berharap, kedepan masyarakat Bener Meriah mematuhi protokol kesehatan karena itu sangat penting. "Bukan untuk kita saja tapi untuk semua orang sebab kita tidak tau wabah penyakit darimana, kemana tiba-tiba saja masyarakat dapat terpapar untuk itu kita bersama pemerintah setempat berusaha untuk mencegah,"terang Syabirin

Sebelumnya, Sekda Bener Meriah dalam arahan apel pelaksanaan operasi yustisi mengharapkan tim gabungan yang melaksanakan operasi yustisi dapat menjalankan tugas sebaik mungkin dan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga protokol kesehatan dengan ketat.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...