Wakil Ketua DPR Aceh, Safaruddin, S.Sos, MSP, menjadi narasumber peHTem edisi Kamis 30 September 2021 episode 12 Tahun ke II dengan tema: Pantaskah Alhudri Ultimatum Kepala Sekolah? yang dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Dibawah Kepemimpinan Nova

Kinerja Ekonomi Aceh 2019 Cukup Baik

FOTO | ISTIMEWANova Iriansyah
A A A

BANDA ACEH -Patut diapresiasi setahun Ir H Nova Iriansyah MT menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh pertumbuhan ekonomi daerah cukup baik.

Hal itu terjadi seiring dengan terealisasikan APBA 2019 yang lebih cepat dibandingkan tahun (2018) sebelumnya yang berdampak positif bagi kinerja perekonomian daerah makin meningkat.

Kondisi pertumbuhan ekonomi yang membaik itu dapat dilihat pada laporan Bank Indonesia (BI) triwulan II-2019.

Peningkatan kinerja terjadi sejalan dengan peningkatan konsumsi pemerintah daerah. Namun tidak hanya itu, pada triwulan I-2019 kegiatan pengadaan berbagai proyek juga mulai dilaksanakan sehingga pada triwulan II-2019 realisasi pembangunan dan proyek-proyek tersebut sudah mulai terealisasikan.

Begitu juga angka APBA pada tahun 2019 juga tercatat meningkat sebesar 13,40% dari Rp 15.08 triliun pada tahun 2018 menjadi Rp 17.10 triliun pada tahun 2019.

Dalam laporannya Bank Indonesia (BI) pada akhir Maret lalu menyebutkan selain adanya percepatan realisasi APBA tersebut membuat daya beli dan pendapatan masyarakat juga meningkat (dampak multiplier), selain didorong  juga oleh kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) Aceh sebesar 13,03 % menjadi Rp2,9 juta per bulan.

Komponen lain yang mendorong kinerja ekonomi adalah investasi dan ekspor. Peningkatan investasi selain berasal dari proyek pembangunan fisik yang bersumber dari APBA dan program strategis nasional juga berasal dari pihak swasta.

Masih dalam laporannya, BI mengungkapkan bahwa perekonomian Aceh pada tahun 2019 secara keseluruhan akan tumbuh lebih tinggi dibandingkan tahun (2018) sebelumnya dengan laju inflasi yang relatif stabil.

Artinya, kinerja perekonomian Aceh dibawah kepemimpinan Plt Gubernur Nova Iriansyah selama 2019 diperkirakan lebih baik di bandingkan capaian tahun 2018 (4,61, yoy).

Memang pertumbuhan ekonomi Aceh pada tahun 2019 diperkirakan masih bersumber dari konsumsi pemerintah, investasi, dan ekspor.

Kemudian kondisi ekonomi Aceh tersebut juga dapat dilihat dari kondisi pada triwulan  II-2019 yang cukup membaik dibandingkan triwulan sebelumnya.

Pada triwulan II-2019 pertumbuhan ekonomi tumbuh pada rentang 5,04% lebih tinggi pada perkiraan kenerja ekonomi triwulan I-2019 yang diperkirakan tumbuh 4,58%-4,98% (yoy).

Pada tahun 2019, jumlah tender proyek tercatat sebanyak 1373 paket kegiatan pengadaan barang/jasa dengan total nilai sekitar 3,5 triliun.

Sedangkan investasi dari pihak swasta pada tahun  2019 yang berasal dari pembangunan fisik berupa pendirian pabrik baru oleh perusahaan sektor industri pengolahan serta investasi bagunan baru dari sektor  jasa akomodasi di Banda Aceh dan Aceh Tengah.

Mengutip laporan BI, pengamat dan pakar ekonomi dari Unsyiah Dr Mukhlis Yunus menyebutkan dari sisi ekspor misalnya, perbaikan kinerja masih berasal dari komoditas batu bara

"Nah, batu bara  yang diproduksi  pada tahun ini diperkirakan akan meningkat sebesar 80% dibandingkan tahun 2018," ungkapnya.

Kondisi tersebut ditopang oleh harga batu bara yang masih naik dari USD58,96/metrik ton diawal tahun 2018 menjadi USD83,32/metrik ton pada awal tahun 2019.

Respon positif dari menurunnya tensi perang dagang Amerika Serikat dan China memberikan dorongan bagi harga komoditas batu bara tersebut.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...