Mantan Anggota Parlemen RI Ghazali Abbas Adan menyebutkan Wali Nanggroe Memang bukan maqam (neuduek)-nya Malik Mahmud Al Haytar. Dimana seharusnya sosok Wali Nanggroe sebagai pemersatu masyarakat Aceh. Ini disampaikan Ghazali setelah Aktivis Kebudayaan sekaligus Pendiri Institut Peradaban Aceh, Haekal Afifa meminta Wali Nanggroe Aceh menegur dan memperingatkan DPRA terkait polemik yang terjadi dengan Pemerintah Aceh saat ini.

Pekerja Pembangunan Terminal Pelabuhan Balohan Tak Lengkapi K3

MEDIAACEH.COMSejumlah pekerja tampak tidak melengkapi safety keutamaan keselamatan kerja (K3) sesuai standar untuk pelindung diri pada saat melakukan pekerjaannya.
A A A

SABANG -Pelaksanaan pembangunan revitalisasi terminal pelabuhan Balohan Sabang yang dibangun Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) dan dikerjakan oleh perusahaan penyedia jasa kontraktor PT Cemerlang Samudera Kontrindo serta perusahaan penyedia jasa manajemen kontruksi (MK) PT Aria Graha dengan total anggaran mencapai Rp 215.428.894.000, diperkirakan akan selesai dikerjakan hingga masa kontrak berakhir tahun 2020 mendatang.

Pantauan mediaaceh.com di lokasi proyek pembangunan pelabuhan yang berstandar internasional itu, sejumlah pekerja tampak tidak melengkapi safety keutamaan keselamatan kerja (K3) sesuai standar untuk pelindung diri pada saat melakukan pekerjaannya.

Alat K3 yang harus digunakan para pekerja dan disediakan oleh pihak perusahaan sebagai pelaksana pembangunan itu seperti, jaring tempat pekerja, helm, sepatu, tali kuk, rompi dan pengaman lainnya.

Menyikapi persoalan pekerja tersebut pejabat pembuat komitmen (PPK) pembangunan revitalisasi terminal pelabuhan Balohan Sabang M Okto Rizki saat dikonfirmasi mediaaceh.com mengatakan, pihaknya telah melakukan teguran beberapa kali baik kepada kontraktor pelaksana, konsultan pengawas maupun kepada para pekerja.

Kata dia, sebagai penyelenggara kegiatan BPKS juga telah menyampaikan didalam pertemuan baik dengan kontaktor pelaksana, konsultan pengawas maupun pekerja terkait penggunaan safety K3 dalam melaksanakan pekerjaannya.

Bahkan, tambah Okto Rizki yang lebih akrab dipanggil Oky itu telah menyampaikan dan menegur para pekerja dilokasi proyek agar menggunakan safety sebagai pelindung diri pada saat bekerja.

"Sudah beberapa kali kita sampaikan kepada kontraktor, konsultan pengawas dan pekerja, baik melalui surat, didalam rapat bahkan dilapanganpun kita sudah sering menegur pekerja-pekerja tersebut agar menggunakan pelindung diri saat bekerja," ujarnya.

Ditambahkan, apabila para pekerja tersebut tidak menggunakan alat pelindung diri dalam bekerja, maka pihaknya akan mengambil tindakan tegas dengan memberhentikan dan mengeluarkan pekerja itu dari lokasi proyek serta tidak memberikan lagi izin untuk bekerja.

Dalam waktu dekat pihak BPKS akan kembali menyurati kontraktor pelaksana untuk memanggil para mandor (pengawas) agar menindak tegas pekerja yang tidak melengkapi safety K3 pada saat berada dikawasan proyek.

"Padahal, pada setiap hari Senin kontraktor dan pengawas selalu memberikan brifing (arahan) mengingatkan pekerja untuk tetap menggunakan pelindung diri demi keselamatan dalam bekerja, dari itu kembali kita tegaskan apabila didapati di lokasi proyek para pekerja yang tidak menggunakan safety K3 maka tidak segan-segan mereka akan kita berhentikan dan tidak diberikan izin kembali bekerja," tandasnya.

BPKS sebagai penyelenggara proyek memberikan apresiasi dan berterimakasih kepada para pihak yang telah ikut peduli terhadap keselamatan para pekerja, pihaknya juga akan lebih meningkatkan pengawasan secara maksimal terkait kepatuhan rekanan, pengawas serta pekerja di lapangan dalam melaksanakan pembangunan revitalisasi terminal pelabuhan Balohan Sabang tersebut, tutup Oky.

Sementara itu, Plt kepala BPKS Ir Razuardi yang dihubungi melalui saluran telepon meminta kepada rekanan, konsultan pengawas lapangan dan para pekerja untuk tetap patuh kepada aturan sesuai dengan standar pekerja dalam melaksanakan tugasnya.

"Saya berharap mereka mematuhi aturan pekerja sesuai dengan standar, hal itu dilakukan hanya semata-mata untuk keselamatan diri pekerja itu sendiri," imbuhnya.

Sumber:MEDIAACEH.COM
Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...