Bupati Bener Meriah Tgk H Sarkawi memerintahkan para Camat untuk melakukan pedampingan setiap Reje (kepala) Kampung dalam memberi edukasi serta pemahaman kepada masyarakat dalam penyaluran bantuan.

Atasi Covid-19:

Pegawai OJK Potong THR dan Gaji Sembilan Bulan

ISTIMEWALogo OJK
A A A

BANDA ACEH -- Berangkat dari rasa kemanusian dan empati terhadap dunia medis banyak pihak turun tangan untuk membantu mareka dan masyarakat, tak terkecuali dari pegawai Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Pegawai Otoritas Jasa Keuangan di seluruh Indonesia yang tergabung dalam Ikatan Pegawai OJK (IPOJK) menyelenggarakan “Program OJK Peduli Covid-19”.

Program itu dilakukan dengan kesediaan dan kesepakatan menyalurkan bantuan sosial melalui pemotongan gaji bulanan selama sembilan bulan dimulai April hingga Desember 2020 dan Tunjangan Hari Raya (THR).

Program pemotongan gaji ini diikuti seluruh Anggota Dewan Komisioner dan Pejabat OJK, sementara potongan bersifat opsional untuk pegawai yang level jabatannya non eselon (jabatan staf kebawah).

Dana yang terkumpul dari pemotongan gaji dan THR rencananya akan disalurkan antara lain melalui Palang Merah Indonesia dan Gugus Tugas Nasional BNPB yang diharapkan dapat meringankan beban berbagai golongan masyarakat termasuk paramedis yang terdampak pandemi Covid -19.

"Selain “Program OJK Peduli Covid-19” tersebut, telah terkumpul pula donasi pegawai yang dilakukan secara sukarela sejak Maret 2020 yang telah mencapai Rp.740.515.711," kata Deputi Komisioner Humas dan Logistik OJK Anto Prabowo, Kamis (16/4/2020).

Donasi tersebut telah disalurkan kepada masyarakat yang terdampak dalam bentuk vitamin, alat pelindung diri bagi paramedis dan sembako bagi masyarakat yang membutuhkan.

Pegawai OJK sebagian besar bekerja dari rumah untuk mencegah penyebaran virus Corona, tetap berkomitmen dan bekerja keras untuk menjaga stabilitas sektor jasa keuangan serta fundamental sektor riil melalui berbagai kebijakan strategis OJK.

"Nah, strategi ini lakukan bersifat countercyclical dan antisipatif terhadap potensi risiko ke depan," ujar Anto Prabowo.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...