Teuku Raja Keumangan SH MH, Sekretaris Fraksi Partai Golkar narasumber peHTem edisi Kamis 29 Juli 2021 episode 60 dengan tema: DPRA Diminta Bentuk Pansus Dana Siluman, Kemana Mengalir Dana Apendiks? dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

PDIP Sukses Gelar Rakercab se-Aceh

IstimewaPeserta Rakercab PDIP Aceh
A A A

BANDA ACEH - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sukses melaksanakan Rapat Kerja seluruh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di 23 Kabupaten/Kota. Rakercab yang berlangsung pada 24-30 Mei 2021 ini dimulai dari Banda Aceh dan berakhir di Aceh Singkil.

Rakercab ini merupakan agenda tahunan partai yang memfokuskan konsolidasi kepengurusan partai terutama kepengurusan Pengurus Anak Cabang (PAC), ranting dan anak ranting.

Selain itu, pembentukan sayap dan dan badan-badan partai seperti Baitul Muslimin Indonesia (BAMUSI), Badan Penanggulangan Bencana (BAGUNA), Taruna Merah Putih, Banteng Muda Indonesia (BMI), Gerakan Nelayan Tani Indonesia (GNTI), Badan Saksi dan Pemenangan Nasional (BSPS) serta Komunitas Juang Aceh (KJA).

Konsolidasi ini merupakan warming up atau pemanasan menuju pemilu legislatif serentak dan Pilpres yang dilaksanakan pada 21 Februari 2024. Selain itu, konsolidasi tersebut juga dalam rangka mempersiapkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada 20 November 2021 mendatang.

"Rakercab ini dilaksakanan secara hybrid, dimana sebagian peserta mengikuti secara langsung dan sebagiannya dilaksanakan secara virtual," kata Ketua PDIP Aceh, Muslahuddin Daud dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 30 Mei 2021.

Rakercab PDIP Aceh dibuka langsung oleh Ketua DPP, Prof Rohmin Dahuri, dan Sri Rahayu yang dilakukan secara bergantian antara satu dan kabutapen lainnya. Menurut Muslahuddin, Kedua fungsionaris PDIP tersebut merupakan pengampu untuk provinsi Aceh yang ditugaskan DPP.

"Sementara Pengurus DPD Aceh seluruhnya diberikan tugas sebagai koordinator untuk setiap kabupaten/kota untuk melakukan persiapan dan memimpin berlangsungnya Rakercab untuk mendapatkan hasil yang maksimal," kata Muslahuddin.

Kedua ketua DPP PDIP Aceh tersebut mengharapkan agar peserta dapat memenuhi sususuan pengurus, badan, sayap partai serta komunitas juang. Kelengkapan kepengurusan ini menurutnya akan menjadi ujung tombak kerja-kerja politik menjelang hajatannya pada tahun 2024.

Lebih lanjut, Muslahuddin Daud, mengatakan usulan program yang diajukan oleh setiap DPC sangat variatif, mulai isu-isu sosial dan pembangunan strategis. Semua usulan ini kata Muslahuddin, akan dibahas dalam rapat kerja daerah (rakerda) untuk menjadi rekomendasi dalam rapat kerja nasional (Rakernas) yang akan dilaksanakan pada Agustus 2021.

Selain itu Muslahuddin Daud mengatakan, program penguatan internal partai seperti pendidikan kader dan pendidikan politik bertujuan untuk menjawab isu-isu negatif yang sering dialamatkan ke PDIP.

"PDIP Aceh sangat menyadari arena tempur politik Aceh sehingga persiapan dilakukan secara sistematis dan terstruktur. Semua karut marut dan kekusutan partai akan diurai secara perlahan," tutup Muslahuddin Daud.[]

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...