Dr. Zainuddin, SE, M.Si, Pakar Ekonomi dan juga Dekan Fakultas Ekonomi USM, narasumber peHTem edisi Kamis 17 Juni 2021 episode 48 dengan tema: Setelah Pedagang Dipaksa Hengkang, Tepatkah Pasar Penayong Jadi Wisata Kuliner? dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Pansus DPRA Temukan Masalah Lampu Penerangan di Gedung Baru Aula SMK 1 Simpang Kiri

IstimewaTim Pansus DPRA memantau pembangunan gedung baru Aula SMK 1 Simpang Kiri Kota Subulussalam, Selasa, 25 Mei 2021
A A A

SUBULUSSALAM - Tim Pansus Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) menemukan permasalahan lampu penerangan di gedung baru Aula SMK 1 Simpang Kiri, Subulussalam. Dalam sidak Pansus yang dipimpin oleh Fuadri tersebut, diketahui lampu tidak dapat menyala, Selasa, 25 Mei 2021.

"Hal ini sangat merugikan kalau tidak segera diperbaiki oleh pihak rekanan, dan dapat menyebabkan gedung aula tersebut tidak dapat difungsikan," ujar Fuadri dari Fraksi PAN DRPA, Rabu, 26 Mei 2021.

Dana pembangunan gedung Aula SMK 1 Simpang Kiri, Subulussalam, bersumber dari Otsus Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) Tahun 2020. Nilai kontrak pembangunan tersebut mencapai Rp 1.757.555.111 dan dikerjakan oleh PT Bumantara. Sementara CV Perdana Consultant bertindak sebagai konsultan perencanaan. Untuk konsultan pengawasan, proyek pembangunan tersebut dipercayakan pada CV Bajur Aceh Consultant.

Gedung tersebut selesai dibangun pada 11 Desember 2020 dengan luas 18 x 24 Meter.

Selain masalah penerangan, Tim Pansus DPRA juga menemukan beberapa permasalahan lain dalam pembangunan gedung tersebut. "(Ada beberapa pekerjaan yang harus diperbaiki kembali sehingga kondisi sesuai dengan rencana dan kontrak yang sudah ditandatangani," kata Fuadri.

Ikut serta dalam kunjungan kerja tersebut, Tgk H Attarmizi dari Fraksi PPP, serta PPTK dan Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Subulussalam.

Selain itu, pada hari yang sama Tim Pansus DPRA juga memantau pengadaan alat praktek SMK Sultan Daulat. Proyek tersebut bersumber dari DAK APBA 2020 dengan nilai kontrak mencapai Rp 1.422.756.000. PT Cobas Perkasa Jaya bertindak sebagai pelaksana proyek pengadaan alat praktek SMK Sultan Daulat.[]

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...