Sembilan warga Aceh Selatan dilaporkan positif COVID-19 setelah dilakukan uji swab yang dikirim dari Balitbangkes Aceh ke Jakarta. Direktur RSDYA dr Erizaldi MKes SpOg menyampaikan sembilan warga Aceh Selatan yang positif terdiri S (46), l (45),N (46), G (12), A (35), D (25), T (42), M (5), R (24) "Swab secara mandiri yang dilakukan RSUDYA lalu simpelnya dikirim litbankes Aceh, berhubung alat itu sekali pakai sudah habis lalu dikirim ke jakarta hasilnya positif covid 19, ”kata Direktur dr Erizaldi, Minggu (9/8/2020).

Panglima TNI Resmikan Monumen Jenderal Soedirman di Cilangkap

Puspen TNIPanglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meresmikan Monumen Panglima Besar Jenderal Soedirman di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (7/10
A A A

JAKARTA- Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meresmikan Monumen Panglima Besar Jenderal Soedirman di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (7/10).

Hadi mengatakan sosok Soedirman bukan hanya panglima besar melainkan juga bapak TNI yang menjadi peletak nilai-nilai dasar TNI dan menjiwai setiap pelaksanaan tugas TNI.

"Nilai-nilai kepemimpinan dan keprajuritan beliau menjadi suri tauladan tidak hanya bagi seluruh prajurit TNI, tapi juga bangsa Indonesia secara keseluruhan," ujar Hadi seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima CNNIndonesia.com.

Adapun monumen yang diresmikan ini lebih besar dari monumen sebelumnya dengan ukuran tinggi patung 6,3 meter, tinggi landasan patung 4 meter, total ketinggian 10,3 meter, dengan berat 2 ton dan terbuat dari tembaga yang dibuat seniman Dunadi di studio Santiaji Yogyakarta.

Menurut Hadi, Soedirman merupakan sumber inspirasi dan motivasi karena telah berjuang mempertahankan kemerdekaan. Soedirman juga menunjukkan bukti kemanunggalan TNI dan rakyat sebagai kekuatan.

"Kita semua sebagai generasi penerus perjuangan beliau serta pahlawan-pahlawan bangsa harus dapat meneladani Jenderal Besar Soedirman dalam setiap pelaksanaan tugas," katanya.

Hadi menyadari bahwa perjuangan saat ini berbeda dengan perjuangan yang dilakukan Soedirman. Namun perjuangan TNI dan bangsa Indonesia saat ini, menurut dia, justru menentukan masa depan bangsa dan negara.

Oleh karena itu, sebagai alat pertahanan negara, TNI tidak hanya dituntut meningkatkan profesionalisme tapi juga perekat persatuan bangsa.

"TNI juga harus menjadi agen perubahan dan bersinergi dengan seluruh komponen bangsa agar seluruh potensi menjadi kekuatan yang nyata. Hal itu tidak mudah tetapi harus kita laksanakan," ucapnya.

Sumber:CNN Indonesia
Rubrik:NASIONAL

Komentar

Loading...