Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendata, ada lebih dari 300 rumah yang mengalami kerusakan dengan berbagai tingkatan, akibat gempa berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang Malang dan sekitar Jawa Timur pada siang tadi. Data itu terakhir diterima BNPB pada pukul 20.00 WIB. "Data BNPB hari ini, pukul 20.00 WIB, lebih dari 300 rumah rusak dengan tingkatan berbeda, dari ringan hingga berat," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati melalui keterangan resminya, Sabtu (10/4/2021). "Catatan sementara, 13 unit rumah rusak namun belum ditentukan kategori tingkat kerusakan. Sedangkan sejumlah kerusakan fasilitas umum, antara lain sarana Pendidikan 11 unit, kantor pemerintah 7, sarana ibadah 6, RSUD 1 dan pondok pesantren 1," ungkapnya.

Hasil Donasi Netizen

Orang Tua Penderita Gizi Buruk Terima Bantuan Pegiat Sosial

BULKHAINIAkmal Daud, yang merupakan Pengiat sosial Cet Langet Rumoh (CLR) - PSM Peduli Aceh menyerahkan bantuan modal usaha untuk orang tua bayi yang diduga mengalami gizi buruk di Desa Buket Linteng Kecamatan Langkahan Kabupaten Aceh Utara
A A A

ACEH UTARA- Akmal Daud, yang merupakan Pengiat sosial Cet Langet Rumoh (CLR) - PSM Peduli Aceh menyerahkan bantuan modal usaha untuk orang tua bayi yang diduga mengalami gizi buruk di Desa Buket Linteng Kecamatan Langkahan Kabupaten Aceh Utara. Sedangkan bayi yang menderi gizi buruk itu telah meninggal dunia.

Bantuan tersebut merupakan hasil donasi dari postingan Facebook Akmal Daud dalam beberapa hari ini dari masyarakat Aceh.

Dalam penyerahan bantuan tersebut, Akmal Daud turut didampingi oleh Babinkamtibmas Polsek Langkahan Brigadir Irvan yang juga pendiri Gerakan Berbagi Sepuluh Ribu (Geubibu).

"Kita menyerahkan bantuan dari hasil donasi kita kepada orang tua bayi diduga gizi buruk yang baru berumur beberapa bulan yang tadi malam meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Cut Mutia Lhokseumawe,"kata Akmal Daud pengiat sosial CLR-PSM Peduli Aceh.

Akmal menyebutkan, donasi itu disumbangkan oleh Jambo Charity Australia (JCA) dan masyarakat Aceh baik di luar negeri maupun di dalam negeri Melalui donasi kita.

"Rencana kita, saat membuka donasi di Facebook untuk perbaikan gizi si bayi, namun Allah berkehendak lain. Allah lebih sayang kepada si bayi tersebut, sehingga tadi malam, bayi itu meninggal dunia di rumah sakit Lhokseumawe,"ujar Akmal Daud.

Namun, jelas Akmal, setelah melakukan Koordinasi dengan tokoh masyarakat Langkahan dan teman Donator, makan hari ini pihaknya melakukan penyerahan bantuan berupa modal usaha, Sembako, timbangan untuk usaha orang tua bayi tersebut dan pemasangan tembok batu nisan.

"Harapan kita kepada orang tua almarhum agar bantuan yang telah di sumbangkan oleh saudara kita agar betul-betul di pergunakan untuk modal usaha, begitu juga dengan sumbangan sembako agar di pergunakan untuk khanduri kepada almarhum,"harap Akmal Daud.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...