Seorang warga Cot Gapu Kecamatan Kota Juang, Bireuen yang berdomisili di Lampriet, Kuta Alam Banda Aceh meninggal dunia saat sedang menikmati makan siang di salah satu warung nasi yang berada di kawasan Peunayong, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Senin (25/5/2020).

Ombudsman Minta Oknum Curangi Dana PKH Harus Diberi Sanksi

HT ANWAR IBRHIMKepala Ombudsman RI Perwakilan Aceh, Dr. Taqwaddin Husin
A A A

BANDA ACEH -Akibat merebaknya wabah Virus Corona atau Covid-19 membuat ekonomi masyarakat melemah. Namun sayangnya, ditengah masyarakat yang menderita ada pula oknum petugas lapangan di Kecamatan Mutiara Timur, Kebupaten Pidie yang melakukan penyelewengan bantuan.

Diduga uang yang diselewengkan oleh oknum petugas lapangan di Kecamatan Mutiara Timur Pidie. Uang tersebut berasal dari Program Keluarga Harapan (PKH) yang akan disalurkan untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Mendapat kabar yang tidak elok dari berbagai media tentu saja Kepala Ombudsman ini memberi perhatian khusus terhadap kasus tersebut.

"Saya langsung bergerak menghubungi Wakil Bupati Pidie Fadhlullah, untuk mempertanyakan kebenaran infonya," kata Taqwaddin Husin, Senin (13/4/2020).

Selaku lembaga negara pengawas pelayanan publik kata Taqwaddin, dia pun menyampaikan Kepada Wakil Bupati Pidie bahwa pihaknya mengetahui dugaan penelep uang yang diperuntukan bagi KPM didapat dari berbagai berita media.

"Jika kasus ini betul adanya maka sungguh miris dan sangat tidak wajar. Ini tindakan tidak bermoral maka saya langsung menelpon Wabup Pidie," sebut Taqwaddin.

Oleh sebab itu pihaknya berharap dugaan tersebut harus segera diselesaikan dan diungkapkan ke publik sampai tuntas.

Wabup Akui Ada Penyelewengan

Masih kata Taqwaddin Husin, mejawab klarifikasi dari pihaknya (Ombudsman), Wakil Bupati Pidie mengaku dia juga sudah mendengar adanya dugaan kecurangan tersebut. Bahkan selaku Wakil Bupati juga sudah meminta Kepala Dinas Sosial Pidie supaya laporan tersebut ditindaklanjuti.

"Iya kami juga sudah mendapatkan informasi adanya peyelewengan dana PKH oleh oknum petugas lapangan, dan dia sudah meminta Kadinsos Pidie untuk memantau dan menindaklanjuti laporan tersebut," ungkap Fadhlullah menjawab klarifikasi pihak Ombudsman.

Apabil kecurangan tersebut terbukti kata Fadhlullah, maka dia tidak akan memberi ampun terhadap oknum-oknum yang terlibat.

"Kalau ini benar tidak ada ampun, saya juga meminta Kadinsos Pidie untuk berkoordinasi dengan Kadinsos Aceh dan Korwil PKH Aceh," lanjut Fadhlullah.

Program PKH ini merupakan program Kementerian Sosial yang tujuannya untuk membantu masyarakat miskin. Sehingga dengan program ini diharapkan dapat menurunkan angka kemiskinan.

Selain itu juga diberikan uang tunai kepada penerima manfaat, ada dalam bentuk bea siswa atau santunan kepada anak yang masih dalam pendidikan di dalam keluarga tersebut.

Kepala Ombudsman Aceh menegaskan, jika laporan masyarakat tersebut benar dan terbukti, maka harus diberi sanksi tegas supaya jadi pelajaran untuk yang lainnya.

"Karenanya kami minta kepada pihak terkait, jika terbukti maka oknum petugas PKH tersebut harus ditindak tegas," pungkas Taqwaddin.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...