Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (26/2) malam. Nurdin sendiri tercatat memiliki harta kekayaan sebesar Rp51,3 miliar. Dikutip dari laman Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), kekayaan tersebut dilaporkan Nurdin pada 31 Desember 2019 saat menjabat sebagai gubernur. "Benar, Jumat, (26/2) tengah malam, KPK melakukan tangkap tangan terhadap kepala daerah di Sulawesi Selatan terkait dugaan tindak pidana korupsi," kata Plt. Juru Bicara Penindakan KPK, Ali Fikri, Sabtu (27/2).

Oknum Warga Wih Pesan Diduga Lecehkan Anak Dibawah Umur

NETIlustrasi
A A A

BENER MERIAH – Kasus pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur di Kabupaten penghasil kopi arabika menambah deretan baru.

Pasalnya, KD (39) warga Kecamatan Wih Pesam dilaporkan ibu kandung korban ke unit Perlidungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bener Meriah atas dugaan pelecahan seksual terhadap anak di bawah umur.

Laporan pengaduan tersebut yang diterima Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Bener Meriah, Kamis ( 4/2/2021).

Kapolres Bener Meriah AKBP Siswoyo Adi Wijaya S I K melalui Kasubbag Humas Polres Bener Meriah Iptu Jufrizal SH menyampaikan, laporan terkait dugaan pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur yang diduga dilakaukan KD telah diterima pada hari ini yang dilaporkan langsung oleh ibu kandung korban.

Untuk saat ini, Unit Perlindungan Perempuan dan anak (PPA) Polres Bener Meriah sedang mendalami kasus tersebut dan sudah mengamankan KD yang diduga sebagai pelaku.

"Dari pengakuan korban diduga pelaku bernama KD yang merupakan warga Kecamatan Wih Pesam Kabupaten Bener Meriah," kata Iptu Jufrizal.

Kejadian ini diketahui saat korban mengeluhkan sakit kepada ibu kandungnya, kemudian korban menceritakan apa yang dia alaminya pada hari Kamis siang 10 Desember 2020 lalu di rumah korban, yang kebetulan pada saat itu kedua orang tua korban sedang tidak berada di rumah.

"Jika terbukti bersalah pelaku akan kita jerat dengan Pasal 47 Jo pasal 50 Qanun Aceh Nomor 6 tahun 2014 Tentang Hukum zinayat dengan ancaman hukuman 150 (seratus Lima puluh) bulan kurungan," kata Jufrizal.

Kasubag Humas Polres Bener Meriah sangat menyayangkan kejadian seperti ini terjadi lagi di Kabupaten Bener Meriah

"Kita sangat menyayangkan Kejadian seperti ini harus terjadi lagi di Bener Meriah, seharusnya anak-anak adalah kaum yang wajib kita lindungi bersama jangan malah kita sakiti atau dilecehkan," imbuh Iptu Jufrizal.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...