Dr. Zainuddin, SE, M.Si, Pakar Ekonomi dan juga Dekan Fakultas Ekonomi USM, narasumber peHTem edisi Kamis 17 Juni 2021 episode 48 dengan tema: Setelah Pedagang Dipaksa Hengkang, Tepatkah Pasar Penayong Jadi Wisata Kuliner? dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Oknum Pj Kades Diduga Minta Fee Tiap Tarik ADD

APBDes copy
A A A

ACEH TENGGARA - S, oknum PJ Kepala Desa Lawe Aunan Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara, diduga meminta fee tiap penarikan Anggaran Dana Desa (ADD) sebesar Rp 57 juta rupiah pada tahap pertama.

Selain itu, Pj Kepala Desa Lawe Aunan juga diduga meminta keuntungan dari proyek fisik bersumber dana tersebut.

Hal tersebut diungkap oleh Anggota Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Lawe Aunan, Arifin, Rabu, 25 Mei 2021 kemarin.

Arifin mengatakan Pj Kepala Desa Lawe Aunan juga dinilai tidak transparan dalam penggunaan ADD tahun 2021.

"Salah satunya tidak ada Rancangan Anggaran Biaya (RAB) dan papan informasi terkait kegiatan yang telah dikerjakan, selain itu kami menduga kuat adanya kegiatan yang tidak dikerjakan," ungkap Arifin.

S bahkan mematok fee dalam anggaran desa sebesar 20 persen setiap penarikan ADD dalam musyawarah desa. Hal itu bahkan disampaikannya langsung di hadapan warga yang mengikuti rapat.

"Itu langsung ditulis dalam buku agenda rapat.

Oleh karena itu, oknum PJ tesebut, sudah membuat masyarakat resah, atas apa yang dilakukan oleh Oknum kepala desa kami," ujar Arifin lagi.

Arifin berharap, aparat penegak hukum dapat menindak lanjuti kasus tersebut. Dia menduga keberanian S meminta fee tersebut lantaran ada yang menjamin keamanannya.

"Jangan mentang-mentang punya backing terus sesuka hati mengambil uang rakyat, karena itu merupakan tindakan yang melanggar hukum," tutup Arifin.

Menindaklanjuti keluhan tersebut, wartawan acehimage.com mencoba mengonfirmasi Pj Kepala Desa Lawe Aunan. Namun, setelah beberapa kali dikonfirmasi melalui WhatsApp, S tidak menjawab pertanyaan wartawan.[]

Wartawan:Salihan Beruh
Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...