Personel Satuan Reskrim Polres Aceh Timur menangkap pelaku diduga merampas telepon genggam seorang gadis di kabupaten itu serta memperkosanya. Kasubbag Humas AKP Muhammad Nawawi di Idi, Minggu, mengatakan tersangka berinisial SA (23) warga Tano Ano,[ Kecamatan Idi, Aceh Timur. Sedangkan korban berinisial LI (18), warga Kecamatan Darul Ihsan, Aceh Timur.

Ojol & Opang Tak Boleh Angkut Penumpang Saat New Normal

Dok. GojekIlustrasi Ojol
A A A

JAKARTA - Pemerintah tetap melarang ojek online (ojol) maupun konvensional (ojek pangkalan/opang) mengangkut penumpang saat diterapkannya tatanan normal baru atau new normal. Sebab, pelaksanaan new normal tetap menjalankan jarak aman atau physical distancing.

Larangan ini tertuang dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri (Kepmendagri) Nomor 440-830 Tahun 2020 tentang Pedoman Tatanan Normal baru Produktif dan Aman Corona Virus Disease 2019 Bagi Aparatur Sipil Negara Di Lingkungan Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah.

Beleid ini mengatur mengenai tata cara new normal di banyak sektor, salah satunya transportasi publik termasuk ojol. Di mana pengelola harus memantau pelaksanaan tindakan keselamatan universal dan wajib memantau serta mengelola jalur antrian ticketing angkutan umum, area kantor, lalu kebersihan kendaraan dan isinya, yaitu penumpang, pengemudi, maupun kondekturnya,

"Pengoperasian ojek konvensional/ojek online harus tetap ditangguhkan untuk mencegah penyebaran virus melalui penggunaan helm bersama dan adanya kontak fisik langsung antara penumpang dan pengemudi," bunyi Kepmendagri Nomor 440-830 yang dikutip detikcom, Jakarta, Sabtu (30/5/2020).

Dari sisi penumpang, dalam tatanan new normal ini diwajibkan mencuci tangan atau membersihkan diri sebelum naik kendaraan umum. Selanjutnya harus menggunakan masker di dalam maupun luar moda transportasi.

"Pengelola harus mulai menggunakan mekanisme pembayaran 'tanpa uang tunai' yang diharapkan akan meminimalkan risiko penularan," bunyi keputusan yang ditandatangani Mendagri.

Pengelola pusat transportasi seperti bandara, pelabuhan, dan sejenisnya harus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk menyusun protokol kesehatan, wajib melakukan pemeriksaan suhu tubuh semua penumpang yang datang dan berangkat.

Pengelola pusat transportasi juga wajib menyiapkan fasilitas sanitasi menyeluruh dan desinfektan semua moda transportasi yang datang dan pergi. Pengujian rutin terhadap semua karyawan, personel, staf, dan kru yang terkait dengan moda atau telah membantu penumpang.

Sumber:detik.com
Rubrik:NASIONAL

Komentar

Loading...