Direktur Dana dan Jasa Bank Aceh Syariah, Amal Hasan menjadi narasumber peHTem edisi Senin 10 Mei 2021 Episode 37 Tahun ke 2 dengan Tema: Sahuti Kebutuhan Masyarakat, Bank Aceh Luncurkan Kartu Debit yang dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

NS Gagal Selundupkan Ganja dalam Paket Kopi dari Lhokseumawe

IstimewaKapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto saat konferensi pers di Mapolres setempat beberapa waktu lalu.
A A A

LHOKSEUMAWE – Satuan Reserse Narkoba Polres Lhokseumawe membekuk seorang pria berinisial NS (29) tersangka penyelundup narkotika jenis ganja seberat 215 gram. Warga Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe yang ditangkap pada Senin, 12 April 2021 itu bermaksud mengirimkan ganja tersebut ke kawasan Jakarta Timur.

NS awalnya hendak mengelabui petugas jasa pengiriman barang di Lhokseumawe. Namun salah seorang karyawan di kantor jasa itu merasa curiga terhadap NS, dengan membawa sebuah kardus yang telah dilakban. Karyawan tersebut lalu menghubungi pihak kepolisian.

"Ada seorang pria yang mencurigakan dengan membawa satu buah kardus yang telah dilakban warna kuning dengan tujuan pengiriman ke Rusun Albo Lantai 1 Blok H, Cakung Barat, Jakarta Timur," ujar Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto saat konferensi pers di Mapolres setempat, Jumat, 23 April 2021.

Mendapat laporan tersebut, polisi kemudian bergegas menuju TKP dan mengamankan seorang pria berinisal NS. Dari keterangan awal, tersangka mengaku kardus yang sudah dilakban tersebut berisi tiga bungkus bubuk kopi.

 

Petugas yang memeriksa kemudian menemukan satu bungkusan alumanium foil di dalam salah satu bungkus bubuk kopi tersebut, "yang di dalamnya berisi narkotika jenis ganja."

Petugas membuka lagi dua bungkus bubuk kopi yang dikemas dalam kemasan, dan di dalamnya juga berisikan alumanium foil yang dibalut ganja. Kepada polisi, tersangka NS mengaku narkotika jenis ganja itu dibeli dari seseorang berinisial CL seharga Rp500 ribu.

“Tersangka akan menjual kembali kepada salah seorang laki-laki berinisial A (DPO) yang berada di Cakung Barat, Jakarta Timur dengan harga sebesar Rp1,5 juta,” kata Kapolres Eko Hartanto yang turut didampingi Wakapolres Kompol Raja Gunawan dan Kasatres Narkoba Iptu Wisnu Graha Parama Artha.

NS mengakui masih menyimpan sisa narkoba jenis ganja di rumahnya, di kawasan Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe. Dari pengembangan, petugas kemudian menemukan barang bukti berupa satu buah tupperware berisikan satu kantong plastik ganja.

Akibat perbuatannya, tersangka NS dikenakan Pasal 114 Ayat (1) jo Pasal 111 Ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman penjara paling singkat empat tahun dan paling lama 12 tahun penjara.[]

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...