Aksi unjuk rasa yang yang dilakukan oleh Petani Kopi Menangis (PKM) di depan gedung DPRK Bener Meriah terjadi saling dorong dengan petugas keamanan. Satpol PP dan Personel Polres Bener Meriah menjadi benteng terdepan untuk menahan para pendomo untuk menerobos gedung DPRK Bener Meriah. Senin (19/10/2020)

Mobil Pengangkut Elpiji Tabrak Pengendara Motor Hingga Meninggal

SAMSUDDINMobil Pengangkut gas elpiji
A A A

BENER MERIAH – Mobil Coll Diesel pengangkut gas elpiji berwarna merah dengan Nomor Polisi (Nopol) BL 9839 GB menabarak pengendara sepeda motor Beat Nopol 6385 YF di Jalan Bireun-Takengon KM 92 Kampung Merei Satu Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah.

Mobil diketahui Milik PT Monggal, yang dikemudikan oleh T Iskandar (42 ) warga Dusun Telaga Manis Desa Menasah Geudong, Kota Juang Bireuen.

Kapolres Bener Meriah AKBP Siswoyo Adi Wijaya SIK melalui Kasat Lantas Polres Bener Meriah Iptu Aiyub SE saat dikonfirmasi Senin (21/9/2020 ) membenarkan telah terjadi kecelakaan lalulintas di jalan Bireun-Takengon KM 92 Kampung Merie Satu.

Menurut Iptu Aiyub, akibat peristiwa tersebut pengendara sepeda motor yang diketahui bernama Zumadi ( 29) yang merupakan warga Kampung Suka Rami Bawah Kecamatan Wih Pesam meninggal ditempat akibat terseret.

Kasat Lantas Polres Bener Meriah itu menuturkan korologis peristiwa yang menimpa Zumadi, mobil Coll Diesel warna merah pengangkut Gas Elpizi melaju dari arah Takengon menuju Kabupaten Aceh Utara, kemudian saat sampai di kilometer 92 Kampung Merie Satu Kecamatan Weh Pesam kecelakan tidak dapat dihindari dengan menabrak satu unit Honda Beat warna putih yang ditumpangi oleh Zumadi yang mengakibatkan Zumadi meningal ditempat kejadian akibat terseret oleh mobil itu.

“Untuk saat ini mobil beserta sepeda motor Beat dan sopir telah dibawa ke Polres Bener Meriah guna untuk diamankan sebagai barang bukti, sedangkan jenazah korban meninggal dunia di bawa ke RSUD Muyang Kute guna untuk diotopsi,"pungkas Iptu Aiyub.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...