Sekretaris Jenderal Ikatan Sarjana Alumni Dayah (ISAD), Dr. Tgk. Teuku Zulkhairi, M.A menjadi narasumber peHTem edisi Kamis 11 Agustus 2022 episode ke 102 Tahun ke II dengan tema: Penerapan Syariat Islam Di Atas Kertas, YARA Minta Dinas Syariat Islam Dileburkan? yang dipandu oleh host Siti Aminah, S.IP, M.MLS, Jangan lupa like share comment and subsribe.

Mobil Penasihat Presiden Dihujani Tembakan

FOTO |SkitterphotoIlustrasi senjata api.
A A A

Kiev - Mobil yang membawa penasihat utama Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, dihujani tembakan saat melaju di area pedesaan di luar ibu kota Kiev. Sopir yang mengemudikan mobil itu mengalami luka-luka. Seorang pejabat senior Ukraina menyebut penembakan itu sebagai percobaan pembunuhan.

Seperti dilansir Reuters dan media lokal Ukraina, Ukrinform, Rabu (22/9/2021), keterangan kepolisian setempat menyebut ada lebih dari 10 peluru yang mengenai mobil tersebut. Penembakan itu terjadi saat mobil melaju di dekat desa Lesnyky di luar ibu kota Kiev pada Rabu (22/9) pagi waktu setempat.

"Kami mengonfirmasi serangan itu. Sopirnya luka-luka," ucap juru bicara Kepolisian Kyiv, Iryna Pryanishnikova.

Penyelidikan terhadap penembakan ini telah dimulai dengan delik dugaan percobaan pembunuhan. Ukrinform melaporkan bahwa operasi kepolisian khusus tengah berlangsung untuk mencari dan menahan pelaku penembakan.

Dalam pernyataannya, seorang anggota parlemen senior Ukraina menuturkan bahwa Serhiy Shefir, sang penasihat utama Zelensky, tidak mengalami luka-luka.

Shefir merupakan salah satu pejabat yang paling dekat dengan Zelensky. Dia memimpin sekelompok penasihat kepresidenan Ukraina. Saat penembakan terjadi, Zelensky tengah berada di Amerika Serikat (AS) untuk menghadiri Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB).

Jaksa penuntut setempat, Iryna Venediktova, seperti dilansir Ukrinform, menyebut senjata otomatis kaliber 7,62 mm digunakan dalam serangan ini. Dia meyakini niat kriminal dalam penembakan ini sangat 'serius'.

Seorang penasihat Zelensky lainnya, Mykhailo Podolyak, menyebut percobaan pembunuhan itu bisa jadi berkaitan dengan upaya sang Presiden Ukraina melawan oligarki. Diketahui bahwa Zelensky berkuasa dengan janji melawan oligarki dan memerangi korupsi di Ukraina.

"Serangan terbuka, disengaja dan sangat kejam dengan senjata otomatis ini tidak bisa dikualifikasikan berbeda dari upaya pembunuhan anggota tim penting," ucapnya kepada Reuters.

"Kami, tentu saja, mengaitkan serangan ini dengan kampanye agresif dan bahkan militan terhadap kebijakan aktif kepala negara," sebut Podolyak seperti dikutip kantor berita Interfax.

"Kami menekankan bahwa kebijakan presiden yang menargetkan transformasi fundamental negara tidak akan berubah," imbuhnya.

Pekan ini, parlemen Ukraina dijadwalkan menggelar pembahasan soal undang-undang yang bertujuan mengurangi pengaruh oligarki.[]

Rubrik:DUNIA

Komentar

Loading...