Koordinator Masyarakat Pengawal Otsus (MPO) Aceh, Syakya Meirizal, menjadi narasumber peHTem edisi Senin 1 November 2021 episode 21 Tahun ke II dengan tema: KPK Kembali ke Aceh, Siapa Terjerat Korupsi? yang dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Diduga Rem Blong

Mobil Dinas PPPAKB Seruduk Pengendara Sepmor Sebelum Terperosok ke Jurang

POLSEK BANDARSatu unit mobil terperosok ke jurang
A A A

BENER MERIAH - Diduga rem blong, mobil Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DPPPAKB) Kabupaten Bener Meriah kehilangan kendali dan menyengol sepeda motor Scopy yang dikendarai Suryani, sebelum mobil tersebut terperosok kedalam jurang sedalam kurang lebih kurang 5 meter.

Mobil APV jenis Grand Max yang dikumudikan oleh Sahdat (48) pegawai Dinas PPPAKB Bener Meriah warga Kampung Babussalam Simpang Tiga Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah tersebut membawa sebanyak 6 (enam) penumpang.

Adapun penumpang Mobil Dinas tersebut diantaranya, Widya Ramadhani (22) honorer Dinas PPPAKB, warga Kampung Tawar Sedenge, Kecamatan Bandar, Kabupaten Bener Meriah, Dyani Arkan (4) anak dari Widya Ramadhani, Wahdini (22) clening servis Dinas PPPAKB Bener Meriah warga Kute Kering, Kecamatan Bukit.

Selanjutnya, Novi Andriani (27) Honorer Dinas PPPAKB warga Kampung Mutiara Baru, Kecamatan Bukit, Zubaidah (50) warga Panji Mulia II, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah mengalami luka ringan, Dafa (6) anak Sahdat (sopir).

Kapolres Bener Meriah, AKBP Siswoyo Adi Wijaya SIK Melalui Kapolsek Bandar Iptu Agus, Rabu (24/3/2021) menyebutkan, telah terjadi laka lantas antara Mobil Grand Max ( Mobil Dinas PPPAKB ) Bener Meriah dengan Nomor polisi ( Nopol ) BL 209 dengan sepada motor Scopy BL 4555 ZAL.

Akibat peristiwa tersebut, Suryani pengemudi sepeda motor Scopy bersama anaknya mengalami luka berat dan harus dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Munyang Kute guna untuk perawatan .

“Suryani warga Kampung Bintang Bener, Kecamatan Bener Kelipah mengalami FX Tibia fibula dextra kanan, sedangkan anaknya mengalami luka pada bagian kepala dengan jahitan sebanyak 6 jahitan,"kata Iptu Agus.

Melalui keterangan tertulisnya, Iptu Agus menceritakan kronologis kejadian, diduga mobil dinas PPPAKB yang dikemudikan Sahdat mengalami rem blong yang datang dari arah Bener Kelipah tepatnya di Arul Gelep perbatasan antara Kecamatan Bandar dengan Kecamatan Bener Kelipah.

"Tiba dipenurunan tersebut, mobil mengalami rem blong sehingga supir membanting setir kekanan guna menghindari pembatas jembatan pada saat itu juga dari arah berlawanan tiba-tiba datang sepeda motor Scopy yang di kemudikan oleh Suryani membonceng anaknya,"katanya.

Akibatnya, terjadi sengolan antara mobil Grand Max itu dengan Sepeda motor Scopy sehinga tabrakan tidak dapat terelakan, lalu mobil tersebut masuk ke dalam jurang dengan kedalaman mencapai 5 meter lebih kurang.

“Untuk korban laka telah dibawa ke Puskesmas bandar guna penanganan medis dan selanjutnya di rujuk ke rumah sakit Muyang Kute," ujarnya.

Sementara, pengemudi dan penumpang mobil dinas PPPAKB itu hanya mengelami luka lecet. Saat ini sepeda motor tersebut di amanakan di Polsek Bandar.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...