Konselor Adiksi Yayasan Rumoh Geutanyoe Aceh, Firdaus, narasumber peHTem edisi Senin 26 Juli 2021 episode 59 dengan tema: Rehabilitasi Bagi Pecandu Narkoba, dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Ketua HPBM

Minta Plt Bupati Bener Meriah Tidak “Ugal-Ugalan“ Terapkan Kebijakan

For acehimage.comKetua Umum Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Bener Meriah (HPBM) Banda Aceh, Riga Wantona
A A A

Plt  Bupati tidak boleh Ugal-ugalan, seyogyanya beliau terlebih dahulu berkordinasi dengan Ketua DPRK yang notabenenya adalah kuasa penuh rumah tersebut

Riga Wantona Ketua HPBM Banda Aceh

BENER MERIAH - Kebijakan Pelaksana tugas Bupati Bener Meriah menempatkan Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) di rumah Dinas Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bener Meriah menuai polemik.

Kebijakan tersebut ternyata dipertanyakan oleh Pimpinan DPRK Bener Meriah, pasalnya rumah dinas Ketua DPRK Bener Meriah itu adalah aset DPRK. Justru seyogyanya Pemkab Bener Meriah harus meminta izin atau koordinasi dengan pihak DPRK.

Menanggapi hal ini, melalui pers rilisnya Ketua Umum Himpunan Pemuda Mahasiswa Pelajar Bener Meriah (HPBM) Banda Aceh, Riga Wantona kepada media ini, Rabu, 21 Juli 2021 meminta Plt Bupati Bener Meriah tidak “Ugal-ugalan“ dalam menerapkan kebijakan.

"Memastikan ODGJ mendapatkan haknya sebagai warga negara dengan memberikan mereka tempat tinggal yang layak adalah hal yang harus di apresiasi. Namun, Plt  Bupati tidak boleh Ugal-ugalan, seyogyanya beliau terlebih dahulu berkordinasi dengan Ketua DPRK yang notabenenya adalah kuasa penuh rumah tersebut," ungkapnya

Riga menambahkan difungsikannya Rumah Dinas yang telah lama terbengkalai sebagai tempat tinggal ODGJ seharusnya di barengi dengan aturan.

"Seharusnya, perangkat SKPD terkait membahani Plt Bupati terkait hal ini. Bukan justru melakukan pembiaran. Negara ini kan punya aturan tidak boleh ugal-ugalan," tegasnya

Riga mencontohkan, Plt Bupati bisa menerbitkan Surat Keputusan pengalihan fungsi rumah dinas ketua DPRK menjadi rumah singgah ODGJ sesuai dengan peraturan perundang-undangan tentang Aset Daerah.

Terkahir Riga mengingatkan status Plt  Bupati saat ini belum Definitif karena Bupati Bener Meriah Nonaktif masih ada.

"Saya yakin betul Pak Plt paham akan hal ini. Bupati Bener Meriah sedang cuti sakit bukan di pecat atau bahkan berhenti. Seyogyanya beliau mempertimbangkan statusnya juga dalam menerapkan kebijakan, bukan malah ugal-ugalan," ungkapnya

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...