Koordinator Masyarakat Pengawal Otsus (MPO) Aceh, Syakya Meirizal, menjadi narasumber peHTem edisi Senin 20 September 2021 episode 9 Tahun ke II dengan tema: Aset Ratusan Milyar Terbengkalai di Pulo Aceh, Manajemen BPKS Kerja Apa? yang dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Jus Alam Rizki

Minta Kadis Perindag Aceh Minta Maaf Pada Petani Tomat Bener Meriah

IstimewaJus Alam Rizki
A A A

BENER MERIAH–Pernyataan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Aceh, Ir Mohd Tanwir disalah satu media yang menyebutkan anjloknya harga tomat di Bener Meriah karena kurang kualitas sehingga kurang diminati konsumen.

Peryataan tersebut dinilai telah melukai hati petani tomat di dataran tinggi Gayo, khususnya di Kabupaten Bener Meriah.

Terkait pernyataan Kadis Perindag Aceh itu, salah salah seorang pemuda Bener Meriah, Jus Alam Rizki melalui rilisnya, Jumat, 13 Agustus 2021 menyebutkan, Ir Mohd Tanwir tidak layak menduduki jabatan Kadis Perindag,  lantaran kurang cerdas berpikir sehingga telah menggores hati Masyarakat Bener Meriah khususnya petani tomat.

"Gubernur Aceh Ir Nova Iriansyah telah salah memposisikan  Kadis Perdagangan Aceh tersebut karena tidak ada solusi terkait harga tomat di masa Pandemi COVID-19 saat ini.”kata Jus.

Ia juga mengatakan, pernah dengar kalau tomat di Bener Meriah itu lebih asam dan cepat busuk, sehingga pedagang enggan membelinya, pertanyaannya tomat mana yang tidak asam? dan tidak cepat membusuk. Tanya Jus

"Kalo ada bapak rekomendasikanlah kepada Petani Tomat Bener Meriah," ujar Jus

Mewakili masyarakat Bener Meriah dan petani tomat, Jus meminta Kadis Peradangan Aceh segara memberikan solusi dan meminta Maaf kepada petani tomat yang saat ini tergores Hatinya. Papar Jus.[]

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...