Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendata, ada lebih dari 300 rumah yang mengalami kerusakan dengan berbagai tingkatan, akibat gempa berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang Malang dan sekitar Jawa Timur pada siang tadi. Data itu terakhir diterima BNPB pada pukul 20.00 WIB. "Data BNPB hari ini, pukul 20.00 WIB, lebih dari 300 rumah rusak dengan tingkatan berbeda, dari ringan hingga berat," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati melalui keterangan resminya, Sabtu (10/4/2021). "Catatan sementara, 13 unit rumah rusak namun belum ditentukan kategori tingkat kerusakan. Sedangkan sejumlah kerusakan fasilitas umum, antara lain sarana Pendidikan 11 unit, kantor pemerintah 7, sarana ibadah 6, RSUD 1 dan pondok pesantren 1," ungkapnya.

Minibus Tabrak Pesawat Batik Air di Jakarta

Batik Air-Liputan6
A A A

JAKARTA - Sebuah mini bus yang bertuliskan Batik Air menabrak bagian bawah moncong pesawat Batik Air. Kejadian tersebut diduga terjadi di Apron Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno Hatta, pada Sabtu 3 Maret 2021 sore.

Pada foto-foto yang beredar luas di dunia maya, bagian atap mini bus yang biasa mengangkut calon penumpang kelas bisnis tersebut, menabrak bagian bawah moncong pesawat Batik Air jenis Airbus Neo A320. Sehingga membuat badan pesawat ringsek usai ditabrak.

Namun, insiden tersebut tidak ada korban jiwa ataupun luka-luka. Kejadian tersebut juga tidak mengganggu aktivitas penerbangan ataupun penumpang di Terminal 2 tersebut.

Kabag Humas Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Budi Prayitno membenarkan insiden mobil shuttle Batik Air tabrak moncong pesawat airbus A320 itu. Menurut dia, kejadian yang terjadi pada Sabtu 3 April 2021 di Bandara Soekarno Hatta tersebut, sudah diinvestigasi guna mengetahui lebih detil penyebabnya.

"Iya benar itu kejadiannya, masih diinvestigasi inspektorat terkait," kata Budi saat dikonfirmasi Liputan6.com, Minggu, 4 April 2021.

Meski begitu, hasil investigasi itu belum diketahui. Dia mengaku, pihaknya belum mendapat salinan laporan dari inspektorat terkait. Kendati dia memastikan, tidak ada kerusakan dan korban jiwa atas insiden tersebut.

"Belum ada laporan, tapi korban jiwa atau kerusakan saya rasa tidak ada," jelas Budi.

Sementara, pihak Bandara Soetta enggan menjelaskan soal peristiwa tersebut.

"Terkait kejadian tersebut boleh langsung meminta info atau konfirmasi ke maskapai tersebut ya," ujar Khalik, Senior Manager of Branch Communicationand Legal Bandara Internasional Soekarno Hatta, saat dikonfirmasi Liputan6.com soal Batik Air, Minggu (4/4/2021).[]

Sumber:LIPUTAN6.COM
Rubrik:NASIONAL

Komentar

Loading...