Direktur Dana dan Jasa Bank Aceh Syariah, Amal Hasan menjadi narasumber peHTem edisi Senin 10 Mei 2021 Episode 37 Tahun ke 2 dengan Tema: Sahuti Kebutuhan Masyarakat, Bank Aceh Luncurkan Kartu Debit yang dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Medco Fokus Bantu Warga Terdampak Keracunan Sumur Gas di Banda Alam

Bantuan Medco-
A A A

ACEH TIMUR - PT Medco E&P Malaka (Medco E&P) besama instansi terkait terus menangani warga yang terdampak asap dari kegiatan flaring gas sumur AS 11. Perusahaan bahkan telah menyalurkan berbagai kebutuhan masyarakat yang berada di kantor Kecamatan Banda Alam.

Beberapa kebutuhan pokok yang disediakan adalah beras organik, gula pasir, minyak goreng, sarden, telur, mie instan dan minuman suplemen lainnya.

Perusahaan Medco E&P Malaka juga menyerahkan kebutuhan masyarakat yang lain, seperti kain sarung dan tikar. Bantuan diserahkan kepada Camat Banda Alam untuk dapat dimanfaatkan oleh masyarakat terdampak keracunan gas di kantor kecamatan.

“Kita akan terus fokus menangani warga yang terdampak dalam kejadian ini, baik terkait kesehatan maupun kebutuhan logistik warga tersebut,” ujar VP Relations & Security Medco E&P Indonesia Arif Rinaldi, Sabtu, 10 April 2021.

Kondisi sumur dan area sekitarnya sudah dalam keadaan aman. Sementara sebanyak 57 warga Panton Rayeuk T, Aceh Timur, yang terdampak keracunan gas sumur PT Medco E&P telah mendapatkan pengobatan dari puskesmas. Beberapa korban bahkan telah diperbolehkan pulang.

Saat ini, sebanyak 11 warga korban lainnya yang masih dalam perawatan lebih lanjut di rumah sakit.

Arif mengatakan, Medco terus melakukan pendampingan dan memonitor perkembangan kesehatan 11 warga tersebut dan memastikan seluruh biaya akan ditanggung perusahaan.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah warga Dusun CV 8, Gampong Panton Rayeuk, Kecamatan Banda Alam, Aceh Timur diduga keracunan gas proses pencucian dan pembakaran sumur milik PT Medco EP Malaka, Jumat, 9 April 2021.

Sebagian korban yang terpapar gas tersebut kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zubir Mahmud, Aceh Timur, guna mendapat perawatan medis.

"Iya, terhirup gas sekitar pukul 06.00 WIB, tadi subuh," ujar Fasah (45), salah seorang warga Panton Rayeuk di RSUD Zubir Mahmud.

Dia mengaku mual, pusing, dan sesak usai setengah jam menghirup gas dari sumur PT Medco EP Malaka tersebut. Di antara warga bahkan ada yang muntah darah.

Data yang didapatkan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Timur menyebutkan, puluhan warga yang terdampak tersebut berasal dari tiga dusun di Panton Rayeuk. Sebanyak 16 jiwa mengalami keluhan pusing, mual, sesak napas dan muntah darah. Dari jumlah tersebut, tujuh di antara korban dirujuk ke Rumah Sakit Zubir Mahmud, satu korban ke RS Graha Bunda, dan delapan warga diobservasi di puskesmas terdekat.

Selain belasan korban yang terpapar gas tersebut, sebanyak 55 Kepala Keluarga dengan 259 jiwa dilaporkan mengungsi ke kantor camat setempat.[]

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...