Dr. Zainuddin, SE, M.Si, Pakar Ekonomi dan juga Dekan Fakultas Ekonomi USM, narasumber peHTem edisi Kamis 17 Juni 2021 episode 48 dengan tema: Setelah Pedagang Dipaksa Hengkang, Tepatkah Pasar Penayong Jadi Wisata Kuliner? dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Mayat Perempuan yang Ditemukan di Gunung Salak Pekerja Online

Sosok mayat perempuan ditemukan di semak-semak tepatnya di kilometer 31 kwasan Gunung Salak, Kecamatan Nisam Antara, Kabupaten Aceh Utara
A A A

LHOKSEUMAWE – Misteri Penemuan  mayat perempuan oleh warga di semak-semak tepatnya di kilometer 31 kawasan Gunung Salak Kecamatan Nisam Antara Kabupaten Aceh Utara mulai terungkap.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanton SIK mengatakan, Penemuan mayat perempuan di kawasan wisata gunung salak pada Minggu 06 Juni 02 sore itu masih dalam tahap penyelidikan. Pihaknya masih mengumpulkan data dari keterangan saksi-saksi.

“Penemuan mayat perempuan kemarin, pihak kami masih melakukan penyelidikan, sejauh ini kami baru menemukan idetitas pelaku, yang berinisia C Asal Kota Medan, pekerjaan Supir Grab online.”ungkap Kapolres Lhokseumawe Kepada Wartawan.

Disebutkan Kapolres, mayat tersebut kuat diduga tewas karena dibunuh, apakah dia (mayat) dirampok atau diperkosa lalu dibunuh, namun pihaknya belum bisa memastikan karena masih melakukan penyelidikan.

“Namun untuk sementara kita ketahui perempuan tersebut sudah empat hari hilang kontak dengan keluarga. Kita sedang melakukan identifikasi, siapa penumpang terakhir yang dia antar.’jelasnya.

Seperti diketahui, Sosok mayat perempuan yang ditemukan warga pada Minggu 06 Juni 02 sore didi semak-semak tepatnya di kilometer 31 kwasan Gunung Salak, Kecamatan Nisam Antara, Kabupaten Aceh Utara.

Penemuaan mayat tersebut sangat cepat beredar di sejumlah grup Whatsapp. Dari foto yang beredar, mayat wanita itu ditemukan tergeletak dalam kondisi wajah membengkak dengan ciri-ciri kulit putih, kondisi sudah mulai membusuk. Jasad wanita itu diketahui mengenakan kaos berwarna merah muda dan rok berwarna cokelat.

Hingga kini Belum diketahui secara pasti penyebab kematiannya. Ada yang menyebutkan, jasad wanita itu sengaja dibuang di lokasi tersebut.

Menurut keterangan Azhari Ketua Pokdarwis Gunung salak, mayat tersebut ditemukan salah seorang Gampong Seumirah, ia melihat saat membuang air kecil kesemak-semak tak jauh dari lokasi jalan longsor.

"Saat itu dia mau buang air kecil, lalu melihat seperti ada bungkusan yang menumpuk, namun ia tak curiga itu mayat. Kemudian ia langsung memberitahukan kepada warga lain." Kisah Azhari dari keterangan saksi.[]

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...