Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (26/2) malam. Nurdin sendiri tercatat memiliki harta kekayaan sebesar Rp51,3 miliar. Dikutip dari laman Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), kekayaan tersebut dilaporkan Nurdin pada 31 Desember 2019 saat menjabat sebagai gubernur. "Benar, Jumat, (26/2) tengah malam, KPK melakukan tangkap tangan terhadap kepala daerah di Sulawesi Selatan terkait dugaan tindak pidana korupsi," kata Plt. Juru Bicara Penindakan KPK, Ali Fikri, Sabtu (27/2).

Mayat Dugaan Pembunuhan Dievakuasi ke RSUD Munyang Kute

Babinsa Koramil BandarJajaan Polres Bener Meriah bersama Koramil Bandar dan Nakes Syiah Utama evakuasi mayat diduga korban pembunuhan di Dusun Blang Terujak Kampung Tembolon, Kecamatan Syiah Utama, Kabupaten Bener Meriah. Rabu (17/2/2021)
A A A

BENER MERIAH - Jajaan Polres Bener Meriah bersama Koramil Bandar dan Nakes Syiah Utama evakuasi mayat diduga korban pembunuhan di Dusun Blang Terujak Kampung Tembolon, Kecamatan Syiah Utama, Kabupaten Bener Meriah. Rabu (17/2/2021).

Kapolres Bener Meriah melalui Kapolsek Syiah Utama, IPDA Suci SH kepada wartawan mengatakan, pihaknya baru mengetahui adanya korban dugaan pembunuhan diwilayahnya tersebut dari pihak Satreskrim dan Unit Intelkam Polres setempat.

"Korban dugaan pembunuhan tersebut kita temukan bersama personel Polres di puncak gunung Dusun Blang Terujak Kampung Tembolon,"kata Ipda Suci.

Menurut Kapolsek Syiah Utama, saat ditemukan sekucur tubuh korban dalam keadaan luka terbakar bahkan salah satu kaki korban sudah hilang.

"Apakah kaki korban hilang akibat dimakan binatang buas atau karena adanya tindakan pidana kekerasan sejauh ini kita belum tau,"ujar Ipda Suci.

Lebih lanjut disampaikan Suci, saat melakukan evakuasi pihaknya mendapat kesulitan lantaran kondisi tempat kejadian perkara (TKP) sangat terjal.

“Jarak dari jalan menuju TKP mencapai sekitar 1 Kilometer, sehingga sekitar pukul 17.10 Wib korban baru dapat dievakuasi,” jelas Suci.

Kasus dugaan pembunuhan tersebut sejah ini sedang ditangani pihak Satreskrim Polres Bener Meriah.

“Memang tadi ada satu orang terduga pelaku yang dibawa ke TKP untuk menujukan keberadaan korban tersebut. Tetapi saya tidak tahu persis bagaimana kronologisnya, karena kasus tersebut ditangani pihak Polres,” kata Suci.

Kata Suci, Selasa 16 Februari 2021 kemarin pihaknya mendapatkan laporan tentang adanya orang hilang.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Polsek Syiah Utama melakukan koordinasi dengan pihak Polres Bener Meriah akan tetapi kita belum mengetahui jika korban tersebut adalah orang yang dimaksud.

“Sekarang ini, jenazah korban sudah di bawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Munyang Kute Bener Meriah untuk dilakukan autopsi,”ujarnya.

Dari informasi yang dihimpun, korban tersebut diketahui bernama Hanafiah Amin (47) merupakan warga Gampong Bakong Krueng Kecamatan Paya Bakong, Kabupaten Aceh Utara dan berprofesi sebagai pedagang.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...