Seorang pemuda di Kabupaten Aceh Tengah diringkus polisi karena menyebar foto dan video syur kenalan wanitanya di medsos. Kapolres Aceh Tengah AKBP Mahmun Hari Sandy Sinurat SIK melalui Kasatreskrim Iptu Agus Riwayanto Diputra SIK MH mengatakan tersangka adalah S (26) warga Kampung Tansaran, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah.

Minta Tuha Peut Diberhentikan

Masyarakat Gedumbak Datangi Kantor Camat

BULKHAINIMasyarakat Gampong Geudumbak mendatangi Kantor Camat
A A A

ACEH UTARA - Masyarakat Gampong Geudumbak, Kecamatan Langkahan Kabupaten Aceh Utara mendatangi Kantor Camat untuk meminta Kepada Pemerintah Aceh Utara agar memberhentikan Ketua serta anggota Tuha Peut.

Kedatangan masyarakat tersebut ke kantor Camat diterima langsung oleh Camat Kecamatan Langkahan Kausar SE bersama stafnya. Selasa (30/6/2020).

"Kami Masyarakat Gedumbak meminta kepada Pemerintah daerah untuk memberhentikan ketua serta anggota tuha peut, dikarenakan selama ini banyak permasalahan desa yang tidak bisa diselesaikan dengan cara bermasyarakat," kata Koordinator aksi Tgk Muhammad Yani.

Dikatakan Tgk Muhammad, masyarakat Gedumbak ingin mencari pertolongan serta permohonan kepada Camat agar bisa membantu masyarakat agar permintaan masyarakat untuk memberhentikan tuha peut disampaikan kepada Bupati H Muhammad Thaib.

Camat Langkahan, Kausar SE

“Kami mohon pak Camat sampaikan kepada Pak Bupati agar segera memberhentikan ketua serta anggota Tuha Peut Geudumbak,”pinta Tgk Muhammad Yani kepada Camat Langkahan.

Tgk Yani menegaskan jika permasalahan ini tidak direalisasikan oleh Bupati H Muhammad Thaib, maka masyarakat Gedumbak akan membuat aksi besar-besaran untuk menuntut Tuha Peuet.

"Saya mewakili masyarakat berharab kepada Bupati Aceh Utara agar Tuha Peut Gampong Geudumbak segera diberhentikan,"harap Tgk Muhammad Yani.

Sementara Camat Langkahan, Kausar SE mengatakan terkait pengusulan pergantian Tuha Peut dipicu dari persoalan tuha peut selama ini selalu mempersoalkan kesalahan Keuchiek.

"Saya menyarankan kepada masyarakat yang ikut dalam aksi itu agar persoalan ini jika bisa dimusyawarah lagi di Desa,"ujar Camat Kausar.

Kausar juga menyebutkan, selama kisruh, Keuchik dengan Tuha Peut sudah melakukan musyawarah dua kali pertemuan.

"Selama kita duduk musyawarah belum ada titik temu serta belum ada perdamaian antara Tuha Peut dengan Keuchiek,"ujarnya.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...