Juru Bicara Partai Aceh, Nurzahri ST, narasumber peHTem edisi Kamis 24 Juni 2021 episode 50 dengan tema: Dewan Partai Aceh Sibuk Pokir, Peringatan Muzakir Manaf Serius atau Sensasi?, dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Hasil Sidak Ombudsman:

Masih Banyak Masalah di Pasar Al Mahirah

IstimewaKondisi lahan parkir di kompleks pasar Al Mahirah Lamdingin, Banda Aceh, Kamis, 27 Mei 2021
A A A

Berdasarkan pantauan langsung kami di lapangan, saat ini masih ada beberapa hal yang menjadi catatan perbaikan untuk Pemko Banda Aceh. Di antaranya yaitu masalah parkir yang masih semrawut, terus infrastruktur jalan yang becek, serta sarana ibadah untuk pedagang dan para pelanggan atau pembeli

Taqwaddin Husein Kepala Ombudsman RI Perwakilan Aceh

BANDA ACEH - Lahan parkir yang ada di pasar Al Mahirah, Lamdingin, Banda Aceh masih terkesan semrawut. Selain itu, infrastruktur jalan menuju pasar baru tersebut juga becek.

Hal tersebut diketahui berdasarkan sidak langsung yang dilakukan Kepala Ombudsman RI Perwakilan Aceh, Taqwaddin Husin, Kamis, 27 Mei 2021 kemarin.

Selain permasalahan tersebut, banyak hal yang dapat menjadi catatan perbaikan untuk Pemko Banda Aceh. Permasalahan tersebut termasuk sarana ibadah bagi para pedagang dan pembeli di kompleks pasar Al Mahirah.

Seperti diketahui, Pemerintah Kota Banda Aceh telah merelokasi pedagang dari pasar Peunayong ke Al Mahirah, yang lokasinya tidak jauh dari makam ulama besar era Kesultanan Aceh Darussalam Tgk Syekh Abdurrauf Assingkili atau akrab dikenal Syiah Kuala.

Saat ini, menurut pantauan Taqwaddin, para pedagang sudah mengisi lapak-lapak yang tersedia di pasar baru tersebut.

Dalam sidak tersebut, Taqwaddin juga mendengar keluhan para pedagang yang sudah memiliki lapak di dalam pasar. Mereka keberatan dengan adanya pedagang tumpahan atau pedagang kaki lima yang berjualan di luar pasar.

"Sehingga pembeli membeli sayuran dan buah-buahan di luar, tidak masuk ke dalam," tutur Taqwaddin.

Taqwaddin menyarankan agar pemerintah kota menempatkan Satpol-PP yang berintegritas di Pasar Al-Mahirah. Hal tersebut menurutnya diperlukan untuk menertibkan pedagang yang berjualan tidak pada tempatnya.

"Kita juga memaklumi, ini semua masih dalam proses, karena masih baru pindah beberapa hari dari tempat yang lama ke tempat baru. Namun perbaikan-perbaikan tersebut harus terus dilakukan dan menjadi perhatian pemerintah. Kami juga berharap agar masyarakat membeli segala keperluan yang tersedia di pasar Al-Mahirah, guna membangkitkan ekonomi pelaku usaha, sekaligus mendukung program pemerintah," pungkas Taqwaddin.[]

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...