Kasus peredaran ijazah palsu yang diduga berasal dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bener Meriah adalah merupakan bom waktu bagi oknum pelaku. “Bagi oknum pelaku kesalahan ini adalah bom waktu, karena kasus yang terbongkar hari ini adalah merupakan ijazah beberapa tahun lalu, dan saat ini sudah ditangani penegak hukum," kata Sekda Bener Meriah, Drs Haili Yoga pada saat dikonfirmasi awak media di ruang kerjanya, Kamis (21/1/2021) “Hari ini kebetulan ditangani oleh pihak berwajib kita berikan ruang kepada mereka agar persoalan ini jangan timbul multi tafsir," ujarnya.

Mapancas Aceh Akan Gelar Sosialisasi COVID-19 di Rumah Ibadah

IKHSANKetua DPD Mapancas Provinsi Aceh M Taufik Almusawar
A A A

BANDA ACEH - DPD Mahasiswa pancasila (Mapancas) Provinsi Aceh akan menggelar sosialisai dan penyuluhan serta penanganan COVID-19 di rumah ibadah dalam wilayah Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar.

Kegiatan ini dijadwalkan akan berlangsung sejak 25 Desember 2020 hingga 31 Desember 2020. Selain pengurus masjid, penyuluhan ini aka diikuti oleh remaja masjid.

Ketua Mapancas Provinsi Aceh M Taufik Almusawar menyampaikan tujuan mengadakan penyuluhan COVID-19 ke rumah-rumah ibadah dan balai pengajian sebagai bentu perhatian pihaknya kepada publik.

"Kami Mapancas mengambil peran dalam penangan COVID-19, dengan tujuan agar pemuda bahwa dirinya bisa menjadi sebagai pelopor dalam mencegah virus berbahaya tersebut,"kata Taufik Almusawar, Selasa (29/12/2020).

Sementara pembukaan acara penyuluhan ini secara resmi berlangsung di Al- Makmur Lamprit, atau lebih dikenal dengan sebutan Masjid Oman Lampriet.

Logo Mahasiswa Pancasilla

Disana, para pengurus Mahasiswa pancasila (Mapancas) Provinsi Aceh turut memberikan sembako kepada pengurus Masjid hingga tenaga kebersihan.

Pemberian sembako, menurut Taufik Almusawar mengingat ekonomi para pengurus masjid seperti marbot dan security dalam kondisi terpuruk di tengah pandemi COVID-19 yang melanda belahan dunia, tidak terkecuali dengan Aceh.

"Dengan mengingat kondisi inilah, membuat kita (Mapancas) tergugah untuk menyalurkan sedikit santunan,"ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga membagikan 3000 ribu lembar masker kepada masyarakat sebagai salah satu upaya dalam menangkal virus corona yang belum diketahui kapan berakhir. Bahkan Mapancas turut membagikan handsanitizer,sabun cuci tangan,kemudian wastafel portabel.

"Ini lah bentuk partispasi kita kepada masyarakat dengan kondisi yang tidak menentu seperti sekarang ini,"tuturnya.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...