Teuku Raja Keumangan SH MH, Sekretaris Fraksi Partai Golkar narasumber peHTem edisi Kamis 29 Juli 2021 episode 60 dengan tema: DPRA Diminta Bentuk Pansus Dana Siluman, Kemana Mengalir Dana Apendiks? dipandu oleh host Indah Rastika Sari. Jangan lupa subsribe like share dan comment.

Lagi

Mantan PPTK Bocorkan Fakta Soal Kasus Proyek Tanggul Cunda-Meuraksa

Proyek Tanggul Cunda-Meuraksa yang sedang di tangani Kejaksaan Negeri Lhokseumawe. Hasil Audit BPKP Menyebabkan Telah Terjadi Kerugian Negara.
A A A

LHOKSEUMAWE - Zulki Lubis, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Tahun 2019 dan 2020 di Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum  dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Lhokseumawe kembali buka suara soal kasus proyek tanggul Cunda-Meuraksa yang sedang ditangani oleh Kejaksaan Negeri Lhokseumawe.

Sebagai PPTK proyek tanggul Cunda-Meuraksa, Zulki mengaku tidak ada kelebihan volume proyek yang dikerjakan pada tahun 2019. Karena Proyek tersebut dikerjakan sesuai dengan kontrak maka tidak ada yang lebih, Volume proyek tersebut pas.

"Volume pembangunan Proyek Tanggul Cunda-Meuraksa pada tahun 2019 itu pas sesuai dengan kontrak, kalo Ada yang bilang lebih saya tidak tau. Karena yang setau saya itu volume pas, kalou tidak  salah proyek itu panjangnya 177 meter."ujar Zulki kepada wartawan di salah satu Cafe di Lhokseumawe. Jum'at, 26 Juni 2021.

Zulki Lubis, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Tahun 2019 dan 2020 di Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum  dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Lhokseumawe saat berbincang dengan wartawan di salah satu caffe di Lhokseumawe. Jum'at 25 Juni 2021.

Oleh sebab itu, sambung Zulki, Ia mengundurkan diri dari PPTK proyek tersebut karena tidak ada pekerjaan fisik di tahun 2020. Ia mengaku mundur pada 9 Desember 2020, maka dari itu Zulki pilih resiko mundur dari pada resiko di kemudian hari.

"Jadi bagaimana saya mau teken, sementara udah tau kegiatan pekerjaan sama sekali tidak ada di tahun 2020, apa mau cari mati," kata Zulki dengan nada tinggi.

Disamping itu Zulki mengaku, dirinya sudah pernah dipanggil oleh Kejaksaan Negeri Lhokseumawe untuk dimintai keterangan, bahkan ia sudah di BAP. Ia mengaku sudah memberikan keterangan sama seperti halnya ini. Sesuai dengan sebenarnya yang ia ketahui.

Disinggung soal Tim PHO proyek tanggul tersebut ada yang mengundurkan diri, Zulki mengaku hanya satu orang dari jumlah lima orang, namun selain itu dirinya tidak tau."pungkas Zulki.[]

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...