Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Sabang melakukan penggeledahan Dinas Perhubungan Sabang dan SPBU Bypass, Rabu (2/12/2020). Penggeledahan dimulai dari pukul 10.00-13.00 WIB itu dipimpin Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Sabang Muhammad Razi SH. Kegiatan penggeledahan tersebut dilakukan dalam rangka mencari barang bukti terkait kasus dugaan korupsi belanja BBM/Gas dan Pelumas serta suku cadang yang bersumber dari DPPA SKPD Dinas Perhubungan Sabang tahun anggaran (TA) 2019 sebesar Rp 1.567.456.331.

Dinilai Berpengalaman

Mantan Pejabat Diajak Berkontribusi Membangun Aceh

ISTIMEWAKetua Fraksi Demokrat DPR Aceh HT Ibrahim ST MM
A A A

BANDA ACEH - Ketua Fraksi Demokrat Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) HT Ibrahim ST MM mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membangun Aceh yang telah diprogramkan gubernur dengan semangat kebersamaan karena pembangunan daerah ini merupakan tanggung jawab bersama.

Hal itu diungkapkan Ibrahim, setelah ia melihat peran para tokoh ditengah situasi politik, ekonomi dan pembangunan yang belum maksimal.

"Kami sebagai orang muda yang belum banyak pengalaman mengharapkan para mantan kepala daerah dan mantan pejabat di lingkungan Pemerintahan Aceh tetap ikut memberikan andil berupa saran dan kritik demi kemajuan daerah tercinta ini," kata T Ibrahim yang sehari-hari disapa Ampon Bram ini, Rabu (21/10/2020).

Ia mengatakan, untuk ke depannya diharapkan para tokoh dan mantan pejabat di Aceh untuk terus bersilaturaahim dan menjalin hubungan yang tidak terputus, dengan harapan dapat memberikan pemikiran-pemikiran kreatif untuk kemajuan daerah.

Menurut dia, akan lebih baik jika para mantan kepala daerah, mantan pejabat dan mantan anggota dewan untuk tetap merasa memiliki dan tulus ikut mengabdi demi kesejahteraan masyarakat.

"Jangan hanya berharap semata-mata pada gubernur. Aceh ini merupakan milik kita bersama, maka jangan kita gontok-gontokan. Mari kita ikut membangun dengan segala kemampuan, ketulusan dan rasa memiliki agar pemerintah dapat menciptakan masyarakat adil makmur sesuai keinginan bersama," katanya.

Bangun Komunikasi selesaikan Tantangan Pembangunan

Menurut Ampon Bram, para mantan pejabat tentu memiliki pengalaman dan wawasan luas untuk menyelesaikan setiap tantangan pembangunan Aceh.

"Jadi kita yang muda-muda saat ini juga para pejabat yang menduduki jabatan tertentu sekarang ini untuk menggali dan belajar dari para mantan pejabat dan politikus tersebut.

Selain membangun komunikasi katanya, membagi pengalaman juga merupakan hal penting yang harus dilakukan agar program pembangunan daerah dapat segera terwujud demi kesejahteraan masyarakat.

"Masyarakat terutama generasi muda sangat mengharapkan para mantan pejabat untuk tetap memberikan andil dalam menyukseskan program pembangunan demi kemajuan bersama tanpa melihat SARA seperti yang kita cita-citakan," imbuhnya.

Menurut politisi Partai Demokrat ini dirinya yakin dengan kebersamaan seluruh elemen

"Dengan kebersamaan kita akan mampu menyelesaikan berbagai hambatan, tantangan dan persoalan dalam berbagai sektor pembangunan yang telah, sedang dan akan dilaksanakan,’’ tutur anggota DPRA pilihan Dapil I ini.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...