Aliansi Mahasiswa Aceh (AMA) kembali medesak Plt Gubernur untuk mempublikasikan penggunaan anggaran hasil refocusing maupun BTT dalam APBA 2020. AMA mengaku tidak berhenti menyuarakan hal tersebut sebelum tuntuntan mareka terpenuhi. Aliansi Mahasiswa Aceh memandang ada hal urgensi saat ini yang harus diprioritaskan oleh Pemerintah Aceh selama masa Pandemi COVID -19, seperti sektor kesehatan, pendidikan maupun sektor ekonomi.

Tour MOGE

Mantan Ketua BRA Aceh Selatan Kecewa Cara Peringatan Hari Damai Aceh

MUHAMMAD ILHAMMantan ketua Badan Reintegrasi Aceh (BRA) Aceh Selatan periode 2007-2009 Masluyuddin
A A A

ACEH SELATAN - Mantan ketua Badan Reintegrasi Aceh (BRA) Aceh Selatan periode 2007-2009 Masluyuddin sangat menyesalkan kegiatan peringatan hari damai Aceh dengan melakukan tour menggunakan Motor Gede (MOGE).

Ia mengatakan pelaksanaan tour Moge terkesan sangat mewah, dari segi lain korban konflik masih membutuhkan tuntutan ekonomi dan para kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) belum mendapat perhatian dari pemerintah.

"Ditahun 2009 lalu pelaksanaan peringatan hari damai Aceh itu menyentuh masyarakat dengan melibatkan pengendara becak (Roda tiga) untuk melakukan konvoi,"kata ketua Masluyuddin, Kamis (13/8/2020).

Dia sangat setuju dan mendukung pernyataan Anggota DPRA Iskandar Usman Alfarlaky, mengkritik kegiatan tour moge yang diselenggarakan BRA untuk peringati hari damai Aceh.

Sebab kegiatan tersebut menguras anggaran APBA sekitar Rp300 juta lebih.

"Saya merasa prihatin dengan kegiatan seperti itu kalau ingin go internasional ya harus bersifat pro masyarakat kalau tujuannya ingin mempopulerkan hari damai Aceh kedunia sedang Memoranum Of Inderstanding (MOU) Aceh sudah di kenal di penjuru dunia yang belum cuma ke akhirat,"ungkapnya.

Rubrik:ACEH

Komentar

Loading...